2025 Lalu, 2026 Apa

Pieter Verbruggen the Younger 1648 – 1691 Jika komisaris diminta sambut pesta akhir tahun, dia bawakan kotak penuh kebahagiaan. Jika aktor yang diminta, ia mungkin akan bermonolog. Berbeda halnya saya, meski tidak diminta redaksi Halimun Salaka menulis di penghujung tahun ini susah-susah mudah, tetapi sahabat karib saya yang malang justru mengilhami saya tulisan berjudul “kecoa […]
Terowongan Rahasia Istana Bogor: Menguak Misteri di Balik Kisah Abadi Kota Hujan

dok. Istana Kepresidenan Bogor Di balik gedung-gedung bersejarah dan taman-taman memukau, berbisiklah legenda tentang “terowongan rahasia” yang konon menghubungkan Istana Bogor dengan berbagai sudut kotanya. Benarkah Istana Kepresidenan ini memiliki jalur-jalur bawah tanah misterius? Atau, adakah rahasia yang jauh lebih mencengangkan, tersembunyi di bawah jejak-jejak peradaban lampau? Mari kita selami lebih dalam! Bukan Sekadar Mitos: […]
Taman Ekspresi yang Tak Bebas Berekspresi

dok. RRI.co.id Ada yang ganjil ketika sebuah pertunjukan musik (baca keras-keras: pertunjukan musik) ditegur keras oleh pejabat kota, khususnya wakil wali kota, dengan alasan tidak positif, melanggar norma, dan tidak sesuai peruntukannya. Ganjil bukan karena pemerintah kota (yang selanjutnya saya akan pakai dengan istilah city government*) gak boleh ngatur. Tapi karena caranya memaknai ruang publik […]
Buka Dapur Mini Festival Suatu Pertaruhan

Sebelum berniat datang, saya mulai bertanya: pada sekarang apa urgensinya dari adaptasi bebas atas suatu naskah yang dipilih itu? Apakah proses adaptasi (yang dilakukan ketiga kelas Lab Teater Ciputat: Jalin-Karya, Bongkar-Muat, Napak-Tilas) naskah drama kanon ini upaya meningkatkan kembali dengan dekonstruksi, penyangkalan, penampikan, perluasan, pendalaman, pengutuhan, pelebaran, pembaharuan, dan atau penyempurnaan makna yang lain dari […]
Nu Gumawang di Lintang Wétan: Dén Mas Béhi Lésja, Sunda jeung Sajabana

Khususon Illaruhi Raden Mas Ngabehi Poerbatjaraka bin Kangjeng Raden Tumenggung Poerbadipura…. Al-Fatihah. Keur harita keneh, dina kelas epigrafi, kakarak urang ningal buku bari ngawironan tarang. “Bapak Epigrafi Indonesia: Prof. Poerbatjaraka”, kitu sakalebat judul nu kaemutan keneh, kaca sabaraha mah duka teuing. Dina jero hate, “piraku Jawa deui-Jawa deui, geus mah presiden, ayeuna elmu rehe siga […]
Dengan Puisi Kutantang Waktu dan Puisi Lainnya

Kurz & Allison 1892 Dengan Puisi Kutantang Waktu sebelum kuhunuskan dan kutikam puisi ke jantung waktu, telah kuasah larik-larik ini di medan makna, saat fenomena hidup berperang sebagai kesatria o, makaya: bunuhlah mantra, bunuhlah mantra! dan ketika mulai kutikam puisi ke jantung waktu, bait-bait menjelma jeritan nenek moyangku, di mana darah waktu memuncratkan serpihan sejarah, […]
Bogor dan Kenari: Jejak Kenangan yang Tak Pudar

Bogor. Mendengar namanya saja, ingatan kita melayang pada rintik hujan yang syahdu, hawa sejuk yang membelai kulit, dan tentu saja, hamparan hijau Kebun Raya yang legendaris. Namun, bagi sebagian besar warga dan para perindu setianya, Bogor punya satu ikon lain yang tak kalah magis: pohon kenari. Pohon dengan batang kokoh, tajuk rindang, dan buah keras […]
Jalan Pulang

Jean-Baptiste-Camille Corot 1796-1875 Kemarau masih mengulur waktu. Ambang bayang harapan telah berguguran detik demi detik. Hari demi hari pun telah merekah. Minggu telah berganti menjadi bulan kemudian menjelma masa lalu. Tak sadar sudah tahunan, waktu telah berlalu begitu cepat. Saya adalah seorang yang suka menerka-nerka pikiran saya sendiri. Tidak jarang saya menerka-nerka diri saya di […]
Batutulis Bogor: Merangkai Jejak Kota Pakuan Pajajaran

sumber: romadecade.org Bogor, yang kini kita kenal sebagai “Kota Hujan” dengan hiruk-pikuk kehidupan modernnya, sesungguhnya menyimpan kisah sebuah kota raja yang luar biasa: Pakuan Pajajaran. Inilah ibu kota Kerajaan Sunda yang pernah berjaya dari sekitar abad ke-10 hingga ke-16 Masehi, dengan puncak keemasannya di bawah pemerintahan Sri Baduga Maharaja (Prabu Siliwangi). Sebuah kota yang dirancang […]
Pengkajian Sumur Tujuh di Lawang Gintung, Batutulis: Perspektif Historis, Arkeologis, Folklor, dan Budaya

Sumur Tujuh di kawasan Lawang Gintung, Batutulis—Kota Bogor, sering dikaitkan dengan peninggalan Kerajaan Pajajaran/Sunda (abad ke-15–16 M). Namun, dari perspektif multidisiplin—historis, arkeologis, folklor, dan budaya—keberadaannya memerlukan pengkajian lebih lanjut. Analisis ini didasarkan pada catatan sejarah, temuan lapangan, dan konsep difusi kebudayaan, yang menunjukkan bahwa cerita Sumur Tujuh memerlukan bukti lebih lanjut sebagai fakta historis konkret. […]