Memetik Puisi

Maximilien Luce (1858-1941) Kutulis larik-larikdari ratusan kata yang kupilihkupetik satu demi satukuraba setiap lekuknyakubayangkan hidup-hidup Kemudian kususun menjadi kalimat,kubungkus dengan pita paragraf,kuamati ulang setiap sudutnyahingga kupastikan tak ada satu pun katayang tertinggal Setelah semuanya tampak selesai,kukirim surat inidengan marahyang tak tahu ke mana harus kualamatkan Tentang perang yang tak berkesudahantentang kelaparan yang tak mengenal musimtentang […]