Telaga di Matamu dan Puisi Lainnya

dok. halimunsalaka (h.p) Telaga di Matamu lalu; jam menunjukkan pukul sekian-sekian:pagi merambat jadi siang,siang perlahan mengendap jadi malam aku terpekur dalam diam,membiarkan waktu merayap tenang;segala yang lama terurai perlahandan aku, tanpa kata, hanya berdirimenjadi saksi bisu bagi waktu yang tak pernah berhenti langkahku pun terhentidalam sunyi yang mendalam,dan di sela detik yang tak terdengar,kutemukan sebuah […]

Di Tempat Tuhan Memalingkan Wajah

Joaquín Sorolla (1863 – 1923) Muin mematung di ujung anjungan papan. Anjungan itu menjulur ke tengah lautan yang telah kehilangan denyutnya. Tidak tampak gelombang yang berkejaran, apalagi desau yang memecah sunyi; hanya ada hamparan cairan kental yang diam, serupa endapan air cucian piring yang telah lama dibiarkan di dalam ember. Di atasnya, matahari menyerupai bulatan […]