Patah Hati Seperti Orang Jatuh Cinta
persidangan puisi kemarin
aku bercerita tentang sakit
hati dan kehilangan tuhan
karena kedekatanku dengan puisi
lebih pedih dari penalakanku pada dunia
atau selamat tinggalku kepada benda-benda
puisi mengenali kembali siapa diri ini
maka menciptalah
dan patah hati seperti orang jatuh cinta.
2025
Upawasa
selama puasa perut laparku terus berkurang
sampai selera telah kehabisan tempat
sampai merayu berbuka pada dunia yang kutinggalkan
dari setiap jejak kebimbanganku yang khusyuk
jiwaku tak kunjung menyepi sampai kesendirianMu
mungkin aku selalu lupa bikin lumbung
untuk kularikan dan
kusembunyikan seluruh upawasa
yang kuteguhkan semata-mata hanya untukMu
ketika perjalananku masih shiyam ke shoum
puasaku belum sebagai manusia puasa
atau mungkin aku belum sungguh-sungguh
menjinakkan hewan yang rakus di dalam diri
demikianlah kau tahu
ketika aku tak tahu mesti ke mana lagi
dan di mana akan kutempatkan diri
ketika bulan-bulan lain menjauh
dan semakin menjauh dariMu
dengan upawasa sesungguhnya aku ingin mendekat
hanyut dalam kekosongan yang nikmat
bermesraan dan bergulat terus menerus.
2025
Lelaki Rumputan
datang malam ia sunyi juga
disambar kenangan angin
lumur-lumpur di dadanya
dan di kedalaman hatinya
bunga-bunga matahari
dilanda gugur
bagai kuda beringas ia
lelaki dengan daya tahan di kakinya
kadang tabah kadang rapuh
dipacu kesetiaan oleh waktu
dan ia tak meringkik lagi
dicambuk tali kesayangan
karena di hatinya ada padang
terbentang luasnya cinta
rumputan ia tandai
banyak orang terinjak-injak
tercerabut dari tanah kasihnya
Dan ia pahami hati yang sengsara
menjalar tumbuh di mana-mana
dibelai angin menari-nari
lelaki yang mengandung rumputan
lelaki yang mengerami kesunyian
menceracau duri-duri hadiah bunga
menceracau jalannya kejemuan
bagai kuda beringas ia
lelaki dengan satu luka yang berhati
rumputan terbakar tanpa pemadaman.
2023-2025