Ketika Negara Menunjuk Musuh: Kambing Hitam dan Sejarah yang Berulang

William Henry Walker (1871-1938) Saya tidak pernah berhenti mengatakan bahwa sejarah selalu berulang. Ia tidak selalu kembali dalam bentuk yang sama persis seperti yang pernah terjadi di masa lalu. Namun sering datang dengan wajah baru, tetapi tetap membawa pola yang cenderung serupa. Terus terang, sejak lama saya tak jarang bertemu dengan orang yang sering mengurusi urusan … Baca Selengkapnya

Panggung Kebebasan Puisi

reimajinasi karya Adolph Tidemand (1814-1876) “…Maaf, mengindah-indahkan kalimat aku tak mampukerna negara belum sejahtera seperti yang kita mau.Tetapi kutulis puisi kerna berbudaya bukan buaya.Kau tahu, Ibu pertiwi tak butuh anak-anak durhaka.Ini negara nuswantara Daulat rakyat semboyannyadi darat laut udara pernah mengayomi dua benua…”(Uki Bayu Sedjati) Saya percaya akan satu hal, bahwa sebuah (teks) puisi ketika diwujudkan … Baca Selengkapnya