Kebun Gersang di Matamu dan Puisi Lainnya

Kebun Gersang di Matamu dan Puisi Lainnya

Childe Hassam (1859-1935)

Sebuah Surat

telah sampai kepadaku
sebuah surat yang beralamatkan
namamu

kekasih, kekasihku

ketika kubaca satu per satu
huruf-huruf itu
kebun gersang di matamu

telah selesai kubaca
sebuah surat yang diperuntukan
kepadamu

kekasih, kekasihku

walau seribu masa silam
kian memburu
dengan puisi kutantang waktu

Kebun Gersang di Matamu

menangislah dan jadilah hujan
bagi bunga-bunga yang layu
dahaga di relung hatimu

menangislah dan jadilah hujan
bagi rumput-ilalang yang tumbuh
liar di palung jiwamu

menangislah dan jadilah hujan
bagi kisah cinta yang kekal
tunai di jalan hidupmu

Tunai di Jalan Hidupmu

kamu menyiapkan bekal
aku mengecup keningmu
dengan sakral

Aku Mengecup Keningmu dengan Sakral

pada suatu pagi
ketika puisi menulis
kisahnya sendiri

lahir & menjelma
sinar matahari.

Pamijahan, 7 November 2025
Pamulang, 9 November 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *