Politikus dan Poligami

gambar. AI Sejujurnya, awalnya saya menulis artikel bahasa ini karena kegelisahan tentang makna dari “politikus”. Kata tersebut berawal dari kata politik ditambah akhiran –us, salah satu yang jarang ditemukan dalam bahasa Indonesia. Tercatat saya hanya mengetahui empat bentukan kata yang menggunakan akhiran –us; “ambisius”, “politikus”, “alumnus” dan “musikus”. Tiga diantaranya (politikus, alumnus, musikus) secara sederhana […]

Sudah Terlanjur Terbakar, Mau Diapakan Lagi

gambar. AI Memandang bakar sampah dari sisi rutinitas harian. Teringat pada Pramoedya Ananta Toer, seorang sastrawan yang nyaris mendapatkan nobel sastra. Pram mungkin satu-satunya pengarang Indonesia yang oleh banyak kalangan dianggap pantas menerima nobel, tetapi ia memang bukanlah satu-satunya pengarang yang dapat dianugerahi nobel itu. Pram lebih besar dari semua penghargaan paling prestisius di dunia, […]

Terminal Kata-kata

gambar. AI Gelap, namun bising. Seperti hampa dalam mata, namun ramai terdengar oleh telinga. Kotak kecil, persegi, persegi panjang, juga lonjong, tersentuh-sentuh dalam tombol-tombol klik, mementaskan layar perasaan dan pikiran. Mimpi. Ilusi. “Dunia amburadul! Rumit dan membingungkan.” Suara pertama memulai, yang entah siapa dan dari-mana sumbernya. “Lebih rumit memilih apa yang hendak dipilih, daripada tidak […]

Pemusatan Pikiran dan Perhatian

gambar. AI Ada suatu dakwaan terhadap generasi hari ini, atau lebih umumnya pada masyarakat kita, bahwa sensasi sekarang adalah sensasi visual. Itulah sebabnya, kerja-kerja kepenulisan dan kegiatan membaca semakin sukar digemari. Proses memahami sesuatu dengan sungguh-sungguh menjadi macet di tengah kepadatan lalu lintas scroll tiktok. Plus memikirkan suatu hal semalam suntuk juga semakin dihindari, karena […]

Dari Filsafat Ilmu – Tumbuh Pengetahuan Sastra

dok. AI Milan Kundera menyetir pepatah lama Yahudi, “Saat manusia berpikir, Tuhan tertawa.” (dikutip dalam buku Art Of Novel). Setelah Danarto dan Budi Darma, menurut saya Eko Triono adalah penulis badung atau katakanlah bandel dalam artian selalu membuat parade lelucon setiap karya ceritanya, dibalut satire aduhay. Eko Triono sebagai pengarang prosa, seperti sengaja membuat parodi-parodi […]

Mereka Paling Bahagia dan Saya Tidak

dok. AI Oke. Saya perempuan. Nama saya Troop. Aneh? Karena memang bukan nama asli saya. Alasannya mungkin dapat Anda ketahui setelah selesai membaca semua tulisan saya ini. Tapi mereka, teman-teman saya di kampus — di Westminster, lebih suka menyebut saya si aneh, tentu dalam bahasa Inggris. Sebagaimana perempuan yang biasanya ada di sekitaran Anda, saya […]

Lakon Wek-wek & Revolusi Buruh Tani

Gambar. AI Sebelum masuk ke persoalan yang agak serius, saya ingin menceritakan persoalan petani dalam lakon drama berjudul Wek-wek karya D. Djajakusuma. Lakon tersebut ditokohi oleh Panakawan yaitu Semar sebagai lurah, Bagong sebagai cukong, Gareng sebagai pembela, dan Petruk sebagai buruh tani. Saat itu, berlangsung sidang atas permasalahan Petruk yang dituntut oleh Bagong karena telah […]

Negaraku yang Pertama dan Puisi Lainnya

dok. halimunsalaka Negaraku yang Pertama 2ketika aku lahir ke duniasebagai bayiragaku tanah jiwaku airyang merawat jantung pegunungandan lautan darah ketika aku tumbuh dewasatanah ragaku air jiwakuadalah negaraku yang pertamayang menyiram sel pohon-pohonmenjaga napas hewan dan terumbu-karang Dan aku baru menyadarisampai saat ini, negarakutanah-air jiwa-ragakuyang dipimpin akal-pikirandan kalbu-perasaanyang menugaskan dewan mata,gubernur hidung, bupati telinga,camat tangan, kades […]

Jangan Berhenti! Tanam Benih-Benih Revolusi, Bukan Fomofobia

Dok. Kevin Pramudya Utama Fenomena sosial politik yang terjadi belakangan ini menggambarkan betapa tidak kuatnya masyarakat di negara demokrasi — di tengah permainan para oligarki. Bagaimana tidak, wakil rakyat yang kita pilih bersama itu, mencoba merangsek aturan tertinggi di negara Indonesia dengan upaya penganuliaran atau ‘pura-pura’ tidak tahu adanya putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MKRI) No. […]

Jelang Pilkada, Kenapa Golput?

Dok.Pilkadoks Kontestasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara serentak akan dilangsungkan pada November 2024 mendatang untuk seluruh Provinsi, Kota, hingga Kabupaten se-Indonesia. Pemilihan Umum baik Pilpres, Pileg hingga Pilkada telah melalui sejumlah perubahan sistem mulai dari awal kelahiran kemerdekaan, era orde lama-baru, pasca reformasi hingga perubahan naskah Mahkamah Konstitusi demi membolehkan batas usai Capres-Cawapres menjadi di […]