Hak dan Tanggung Jawab

Allah menganugerahimu berbagai macam hak, di antaranya ada hak untuk hidup, maka janganlah kamu membunuh makhluk lainnya. Ada hak atas rezeki, maka janganlah kamu mencuri rezeki makhluk lainnya. Ada hak untuk kedaulatan, maka janganlah kamu menguasai (atau merasa berkuasa atas) makhluk lainnya. Ada hak untuk menyatakan pendapat, maka janganlah kamu membungkam makhluk lainnya. Ada hak … Baca Selengkapnya

Perjalanan-Perenungan Mundinglaya Di Kusumah

Selain perjalanan Bujangga Manik yang menyusuri Pulau Jawa-Bali sampai pada akhir ceritanya menaiki tangga langit ilahi (kematian-kemoksaannya?) itu, yang secara sadar menawarkan-meninggalkan kesan-pesan cerita nama topografis Pulau Jawa-Bali, seutas cerita Kerajaan Pakuan Pajajaran, dan nilai moralitas-spiritualitasnya, lalu menawarkan-meninggalkan pula pesan-kesan bagaimana potret makna jalan hidup seorang manusia: suatu penempuhan yang bisa dimaknai secara universalitas, entah … Baca Selengkapnya

Suatu Hari Ketika Matahari Tak Menyambangiku

Hujan masih belum reda, dan hari ini benar-benar seperti tak ada matahari. Sebuah pesan dari email matahari.as.mentari@gmail.com datang ke emailku yang ternyata sudah kuterima sekitar seminggu yang lalu. Maklum, aku mengecek email tidak tiap hari. Kadang, aku lupa bahwa aku punya email dan bisa berkomunikasi lewat email itu. Di pesan itu, Mentari menginginkan sebuah pertemuan … Baca Selengkapnya

Revolusi Negara Besar Pecah Akibat Pajak, Kita Tinggal Menunggu Waktu?

Gelombang pemberontakan yang mengakibatkan revolusi pada negara-negara besar di zaman dahulu, tidak sedikit karena dipantik oleh pajak yang besar untuk membiayai kehidupan kesenangan hidup oligarki. Kita memang sering lupa atau bahkan tidak tahu sejarah. Padahal, gelombang amarah rakyat bisa meletuskan tembok-tembok para penguasa. Bayangkan saja, misalnya, hasil pemilihan umum untuk mendapatkan satu kursi DPRD saja … Baca Selengkapnya

Puisi: Kupu-kupu yang Ditunggu Kehadirannya, Terbang Meninggalkan Asal-mulanya

Pernah suatu ketika, barangkali mulanya karena sering muncul dan hinggap-mengendap di dalam diri, saya menemukan banyak pertanyaan tentang puisi. Kekuatan sebuah puisi, kriteria puisi—baik atau buruk, bagus atau jelek, benar atau salah, yang bahkan sulit untuk mencari acuan umumnya, bahkan ke-ekstrem-an puisi, manjadi beberapa dari sekian banyak yang hadir menyapa disaat yang selalu tepat. Hal-hal … Baca Selengkapnya

Pantulan Literasi

Literasi, satu kata sejuta makna, suatu seruan bermacam program, yang sampai hari ini upaya peningkatannya selalu mendapat perhatian luas, dan yang perlu diprioritaskan terutama adalah budaya membaca (menulisnya belakangan), sendiri atau bersama-sama, melalui berbagai pendekatan dan cara berkenalan dengan buku, hingga tercapai suatu normalisasi baca buku di tempat umum (atau transportasi umum?) dengan menerapkan prinsip … Baca Selengkapnya

Proposisi Kesenimanan

Kesenimanan adalah berbagai macam laku hidup atau tugas kreatif dan atau kerja-kerja kesenian yang merujuk pada perannya sebagai manusia di antara manusia lain, dalam hal ini akan disebut-dibicarakan, selaku seniman teater, aktor-kreator, teaterawan maupun dramawan, yang berkarya dan yang mencipta, dengan segenap daya hidup dan kesadaran bahwa teater, adalah suatu operasi sosial di tengah masyarakat, … Baca Selengkapnya

Pagelaran Un-Loading di Ambang antara Tragikal dan Pembungkaman

dok. Rusydi Jamil Fiqri & LTC Setiap lampu blackout. Tepuk tangan bergemuruh. Pertunjukan dinyatakan telah usai, meski belum benar-benar berakhir. Sebagian orang lekas menuju pintu keluar, sebagian lain mencoba bertahan di tempat. Karena monolog akan diakhiri dengan diskusi, ditutup dengan dialog antara moderator, aktor-kreator, penanggap, dan para penonton. Tapi selama pertukaran impresi plus interpretasi, saya … Baca Selengkapnya

Sehari Bersama Pak Darmanto Jatman di Kebun Terong dan Puisi Lainnya

Balada Terong Alfred Russel Wallace dulu hobinya ngayablalu nyasar ke NusantaraDi sana ia meregang-melahirkan Survival of The Fittest; konsep hukum rimbaLalu dunia nyaris bergetar. Setelah ia mati, dunia kembali bergetar sebab terong ini tumbuh di atas kuburannya,tepat di atas penisnya.Kelakar petani Baby Boomer pada Genzi “Tapi coba bayangkan bila pulau-pulau yang disebut Negara ini hanyalah … Baca Selengkapnya

Badai Bahasa dan Mitologi Kota

cover buku Prometheus Pinball Ketika menjelajah rentetan waktu dalam puisi, Afrizal Malna menjelaskan bahwa arsip tak punya usia, arsip akan selalu kelihatan baru dan memperbaharui masa kini kita (manusia). Sebab, lanjutnya, arsip serupa nahkoda dalam kegelapan biografis-geografis, mencari daratan-daratan yang bisa disinggahi. Daratan yang bisa disinggahi itu saya bayangkan merupakan sastra itu sendiri sebagai pulau-pulau … Baca Selengkapnya