Dilema Legitimasi: Analisis Kritis Disparitas Narasi Sejarah Sumedang Larang vis-à-vis Sumber Eksternal
I Pendahuluan: Pluralitas Narasi dalam Historiografi Sunda Sejarah Sunda sering kali menjadi medan dialektika antara teks kuno, benda pusaka, dan kepentingan politik. Kerajaan Sumedang Larang memposisikan dirinya sebagai pewaris sah Pakuan Pajajaran dengan menjadikan Mahkota Binokasih sebagai bukti material dari mandat suci “Sanghyang Pake“, yang tertulis dalam naskah Carita Parahyangan. Namun, ketika narasi internal Sumedang … Baca Selengkapnya



