Kebun Raya: Prosesi Cinta di Balik Luka Alamnya

Foto: halimunsalaka.com Pada kenyataannya, Gunung Halimun Salak dan Gunung Gede-Pangrango lebih memuliakan peninggalan Reinwardt dan Teijsmann, Kekasih, daripada pembuatan (pertambangan) Geotermal yang direncanakan di lereng Gede-Pangrango dan sudah berlangsung sejak lama (pengerukan) terjadi di lereng Gunung Halimun Salak, menyebabkan ketidak-seimbangan bahkan kerusakan secara besar-besaran atas ekosistem alam-lingkungan: tumbuhan, hewan, dan kita manusia, jika terus-terusan tumpang-tindih, […]
Melihat Banaspati Kapitalisme Bekerja di Parung-Panjang

Foto: halimunsalaka.com Ada beberapa hal yang mengggangu, ketika saya membaca tiga tulisan menyoal Parung-Panjang yang terbit berdekatan di web halimunsalaka.com. Salah satunya adalah sadar bahwa betapa naifnya saya, ketika saya merasa bahwa persoalan tambang di Indonesia itu berjarak dengan hidup saya. Hanya lantaran saya tinggal di Bogor. Dalam kepala saya, atau mungkin banyak warga Bogor […]
Ketika Parung-Panjang Tertekan Tambang – Sastra yang Membebaskan

Foto: Peta Google Maps Parung-Panjang Pada suatu malam, saya menerima kabar dari seperduluran Parung-Panjang. Telah terjadi kembali kecelakaan lalu-lintas yang nenimpa salah-seorang warga disebabkan kelalaian truk tambang yang melanggar jam operasionalnya. Hal tersebut sudah tersebar ke penjuru seluruh Bogor Raya, bahwa kematian atas kecelakaan lalu-lintas truk tambang (sejak lahirnya perusahaan tambang) di Parung Panjang sudah […]
Apakah hanya Rp80 Juta untuk Menjaga Nyawa Warga Parung-Panjang?

Foto: Halimun Salaka Kecelakan beruntun yang membuat satu orang tewas di Parung-Panjang pekan lalu, seperti menjadi cambuk untuk kesekian kalinya bagi pemerintah Kabupaten Bogor. Pemerintah daerah gercep melakukan rapat koordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) dan stakeholder lain untuk melakukan antisipasi adanya kejadian serupa: setelah kejadian serupa juga terjadi beberapa tahun lalu. Namun, kali ini agaknya […]
Membaca Ulang Sejarah Perlawanan Kolektif Petani Ciomas 1886 dalam Pekik Jihad Fi Sabilillah

Gambar: Laiden University Tjiomas yang sekarang penulisannya adalah Ciomas, satu kecamatan yang berada tepat di lereng gunung Salak, di suatu masa pada penjajahan Belanda saat masih menjadi tanah partikelir, ternyata menyimpan memori perlawanan yang berdarah. Bulan Februari 1886 Ciomas yang berhawa dingin memanas. Camat bernama lengkap RM. H Abdurachman Adimenggala dibunuh oleh Apan Ba Sa’maah, […]
MEMBACA PERANG LEUWILIANG #2: Kebahagiaan Semu Masyarakat Hindia Belanda

(Peta: Remmelink Willem) Setelah membaca bagian #1, begitulah Jepang yang pada akhirnya sempat dipercaya sebagai cahaya, pelindung, dan pemimpin Asia. Masyarakat Indonesia sempat memiliki harapan besar dari “saudara tua”-nya. Suatu bangsa yang diharapkan dapat membebaskan bangsa Indonesia dari masa-masa penjajahan. Hal ini menarik, jika kita menonton film Human Condition 1, 2, dan 3 mungkin dapat […]
MEMBACA PERANG LEUWILIANG #1: Jepang Sang Cahaya, Pelindung, dan Pemimpin Asia

(Tugu Jepang: perbatasan Cibungbulang-Leuwiliang) Foto: Kang Zanu Pada suatu hari, seorang teman mem-posting diri dan anaknya di sebuah tugu bertuliskan aksara Jepang, pada suatu platform media sosial. Saya kemudian menanyakan, di mana letak tugu tersebut? Dia membalas bahwa tugu itu ada di sekitaran Leuwiliang, tepatnya di pinggir sungai Cianten, di Desa Cemplang, Kecamatan Cibungbulang. Dia, […]
Batu-Tulis: Yang Lampau, Yang Kini dan Yang Akan Datang

Foto: halimunsalaka.com “…Ahung (semoga selamat). Ini adalah tanda peringatan (kenang-kenangan) Prabu Ratu almarhum, dinobatkan menggunakan nama (gelar) Prabu Guru Dewataprana, dinobatkan (lagi) menggunakan nama (gelar) Sri Baduga Maharaja Ratu Haji di Pakuan Pajajaran Sri Sang Ratu Dewata. Ya dialah yang membuat parit (pertahanan) Pakuan. Dialah putera Rahiang Dewa Niskala yang dikuburkan di Guna Tiga, cucu […]
Megalitikum Diri

Foto: Halimun Salaka : Menziarahi Arca Domas dan Gunung Padang Sebelum masuk-tenggelam ke Situs Arca Domas dan Situs Gunung Padang, saya akan membuka catatan ini dengan kutipan pantun Bogor berjudul, “Dadap Malang Sisi Cimandiri”, begini bunyinya: Pun, Sapun! Ka luhur: Ka Bale Agung, Ka Papayung Pamunjang Anu Nunggal di Mandala Agung! Ka handap: Ka Batara […]
Sundapura: (H-yang) Redup-Senyap-Hilang

Foto: halimunsalaka.com Dalam berbagai kesempatan, di setiap pertunjukannya, Sadulur-Sadayana (Grup Musik Gaib lintas “Jabodeta” Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang) pasti selalu menyajikan sebuah lagu yang berjudul, Redup Senyap Hilang, dengan lirik pembuka yang menggedor-gedor perasaan para penontonnya: dari bunyi yang lampau/ gemanya bersemayam/ di gunung-gunung/ di hutan lebat/ redup senyap hilang. Lirik lagu berjudul,Redup Senyap Hilang itu terinspirasi dari […]