Berkesenian Untuk Perubahan Sosial yang Inklusif

Animals and stylised figures Sering kali, advokasi kebijakan yang memperjuangkan keadilan sosial mengalami kebuntuan. Upaya seperti mediasi, kampanye, unjuk rasa, dan audiensi yang menyajikan data lapangan sering kali ditolak—baik oleh masyarakat maupun oleh para pengambil kebijakan. Media arus utama pun tidak sepenuhnya bebas nilai; banyak yang tunduk pada kepentingan pemilik modal atau korporasi. Dalam dunia […]
Kota Kesenian dan Segala yang Tak Sempat

Gezicht op de weg tussen Buitenzorg en Preanger. De groote weg van Buitenzorg naar de Preanger regentschappen (1869) – Johan Conrad Greive (Dutch, 1837–1891) Sebuah tulisan lahir dari titisan dari tinta keresahan, yang lahir pelan-pelan, dari apa yang terlihat dan terasa dialam keseharian. Bahwa kesenian, dalam banyak kota, kini hanya jadi tontonan biasa. Ia hadir […]
Mengolah Cara Berpikir Kesenimanan: Mencari Masa Depan Seni di Bogor yang Eksploitatif

Vicious circle (1897) – Jacek Malczewski (Polish, 1854–1929) Bogor adalah kota dengan intensitas hujan yang tinggi, dan ironinya: hujan itu jarang menetes ke kepala seniman. Ia membasahi rambut, tapi tidak pikiran. Di sini, seni lebih sering tumbuh sebagai taman yang dipoles sedemikian indah, aman, terukur. Tapi bukan hutan. Padahal seni, kalau ingin hidup, harus tumbuh […]
Dewan Kesenian Bogor Sebagai Medan Laga & Medan Makna

Croesus showing Solon his Riches – Frans Francken the Younger (1581 – 1642) I Dalam tulisan Orasi Dewan Kesenian 2025, di zine vol.1, saya menutupnya dengan serangkaian persoalan bahwa, masyarakat seniman di Bogor tidak punya waktu lagi, sebab inilah saatnya dan sudah waktunya untuk mengolah daya reflektif-evaluatifnya hari ini: baik di kalangan persona seniman sendiri […]
Ranjang Baru Kesenimanan di Dewan Kesenian

Hanya ada dua proses sekaligus pilihan yang dapat kita tentukan jalannya, pertama, Dewan Kesenian Bogor tidak perlu diaktivasi-direposisi, sebab tidak ada guna keberadaannya-jika Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor dalam sub-bidang kebudayaan/kesenian mampu menampung persoalan karya, kritik, arsip, publikasi, dan dapat menampung serangkaian dialektika, medan laga (atau pengkajian seni) dan makna (atau ekosistem seni) […]
ORASI DEWAN KESENIAN 2025

Trompe L’oeil With Studio Wall And Vanitas Still Life (1668) Ekosistem kesenian, jika dimetaforakan sebagai ekosistem hutan, maka seniman adalah raja hutan: yang bisa saja kita sebut serupa dengan harimau. Seniman harimau itu, betapapun kuat dan menakutkan, jika ia terlepas dari kawanannya, selain akan mati kesepian—ia hanya gagah di atas penderitaannya sendiri. Lebih jauh lagi, […]
KETAKUTAN MENGHADAPI MASA DEPAN KESENIAN BOGOR

A Eurasian eagle-owl with other birds in a landscape 1675 – 1721 Sungguh, saya takut menghadapi masa depan kesenian Bogor! Ketakutan itu bukan pada kuantitas produksi kesenian–juga kebudayaan–masyarakat yang selama ini meletup-letup kecil di antara pembangunan sosial masyarakat. Asalnya, jelas, dari berita-berita dan asupan informasi yang kian hari santar menakutkan, khususnya yang berkaitan dengan kesenian […]
BANGKIT, WARGA! KESENIAN INI TAK AKAN HIDUP TANPA KITA!

The Fall of the Rebel Angels 1562 Coba jawab pertanyaan ini dengan jujur: Kapan terakhir kali kamu benar benar merasa didengar? Bukan sekadar dibalas chat. Tapi didengar. Dipahami. Direngkuh. Kami tidak bicara tentang negara. Kami sadar ia tuli dan tebal muka. Kami juga tidak bicara tentang birokrat budaya. Mereka cuma sibuk bikin agenda, mengisi laporan, […]
DAN YANG TAK SEMPAT DICATAT

The Fall of the Rebel Angels (1562) “BEGITU PANJANG RIWAYAT BANGSA, TETAPI HARI INI KITA BARU PANDAI MEMUJA MASA LALU.” —Wiji Thukul Kutipan dari Wiji Thukul itu terasa tepat menggambarkan kenyataan hari ini. Ketika sejarah hanya hadir sebagai pujaan, bukan pelajaran. Ketika ingatan kolektif dilipat-lipat dan disimpan terlalu rapat, hingga kita sendiri nyaris lupa rupa […]
Panembrama Orakel & Orasi Kebudayaan

Panembrama Adalah suatu orakel kebudayaan, ketika kita membicarakan tentang ruang kesenian di Bogor (baca: Kota Bogor & Kabupaten Bogor). Adalah suatu orakel kebudayaan pula, ketika kita mencari data-sumber apa dan bagaimana ekosistem kesenian di Bogor dari waktu ke masa. Adalah suatu kesia-siaan, apa yang akan kita dapati bersama. Dan adalah suatu kesia-sialan pula, apa yang […]