Menerka Prosesi Puasa – Menelusuri Jalan Puisi

ilustrasi @alanwari Ketika di-hadapkan dengan persoalan puisi, kadang kami ingat Chairil Anwar yang putus asa, ..yang merangkaki dinding buta/ tak satu juga pintu terbuka, meminjam seutas puisinya berjudul “Tak Sepadan”. Lalu, ketika di-hadapkan dengan persoalan puisi melalui prosesi puasa, kadang kami ingat Maulana Jalaludin Rumi yang semangat menapaki labirin kehidupan, yang mengatakan bahwa, puisi itu … Baca Selengkapnya

Selamat Berbuka Puisi & Selamat Berbuka Puasa

ilustrasi @alanwari Download Majalah di sini: Serial Ramadhan Berbuka Puisi Semudah apa kita bisa menemukan puisi? Mungkin pertanyaan retoris itu tak penting dan tak ada gunanya. Tapi, pertanyaan itu menjadi demikian karena kita secara tak sadar sudah memahami jawabannya. Terlalu seringnya kita menemukan puisi, misalnya, menjadi salah satu jawaban. Atau barangkali, kita tak pernah menyadari … Baca Selengkapnya

Hari Lebaran

Alanwari

ilustrasi: @alanwari Hati yang menari lewat barisan perasaan: Rindu padaMu tak kunjung usai, menyatu dalam taburan doa dan nyanyian, sunyi . seperti riungan di bundaran meja makan yang membuahkan hangatnya makna pelukan keluarga yang seiring waktu berkurang lebih dulu pulang ke ribaan Tuhan . dan lalu suasana rumah menjadi kebun kenangan yang sejak lama tertanam … Baca Selengkapnya

Pusaran Kenangan

Mak,esok hari rayamasih ingatkah padanya, mak?pada tubuh yang besartegapmatanya yang tajam Mak,esok hari rayamasih ingatkah padanya, mak?ia sering menatapmumencium keningmu, berulang kalisebelum pergi Mak,esok hari rayamasih ingatkah padanya, mak?kita telah puasa puluhan tahun, mak!puasa untuk bertemu masih kuat, mak?mak, aku selalu kalahdi hari kemenanganteringat dirinyadi pusaramenunggu do’adari anak-anaknya Mak, aku kalah lagi mak!aku kalah, di … Baca Selengkapnya

Mudik

Perasaanku taman desaHati paling sunyiyang merajut ulang berbagaikenangan dan impian:cinta —“aku telah pulang ke kampung halamansetelah lama bergelut dengankesabaran dan rintangan” Pikiranku taman kotaAkal paling ramaiyang cerdas dalam memuatsegala peristiwa dan kejadian:makna –“-aku telah pulang ke kota kenangansetelah lama menempuh sisa usiamelewati jurang dunia” Tamanku terbagi duaSatu menjadi badanmenyusuri arah kehidupanSatu menjadi jiwamencari jalan kematian.

Pelabuhan Rindu

Aku akan memeluk-Mu seperti ombak menghantam karang tak lepas oleh waktu . Aku akan mencium-Mu Seperti kapal menghirup udara berdua merangkai cerita . di pantai di pelabuhan harapan ketika matahari tenggelam mementaskan pesta warnanya . —dan ketika segala hasrat yang kupendam sejak lama akan kuserahkan seutuhnya Pada-Mu sebagai mahar pelepas rindu.

Tauhid Nobita

Seperti mengais puisi yang lama terkaparditinggal para petapamencari lagi jejak-jejak rimanyadi gigir makam serupa gawai Barangkali masih bisa kutemukan Kau pada jengkal terakhir puasadan yang terpantul adalah cahaya yang bukan namamumemancar seperti epitaf: Tak ada lagi puasa yang kalian persembahkan Sebetulnya bukan cahaya ini yang kalian cari, cucu AdamTapi puasa kini adalah sorak-sorainafsu dan kuda … Baca Selengkapnya

Movère

Aku tak tahu siapa melahirkanmusebuah entitas dijadikan lambang kemegahanberkaki genap dengan nafas penggerak serupa mesin Seseorang telah memintaku melukis tubuhmudengan bola mata dikedipkan peniti waktu Bolehkah bila kuminta kau agar mengantarku padaNya yang bergerak sepanjang laju darah? Kutangkap engkau samar sekilas lalusebab tubuhmu terus melejitMenggilas sombongnya aspal juga darahmembawa serta sekepal sejarah Sampai saat kau … Baca Selengkapnya