Pusaran Kenangan

Mak,esok hari rayamasih ingatkah padanya, mak?pada tubuh yang besartegapmatanya yang tajam Mak,esok hari rayamasih ingatkah padanya, mak?ia sering menatapmumencium keningmu, berulang kalisebelum pergi Mak,esok hari rayamasih ingatkah padanya, mak?kita telah puasa puluhan tahun, mak!puasa untuk bertemu masih kuat, mak?mak, aku selalu kalahdi hari kemenanganteringat dirinyadi pusaramenunggu do’adari anak-anaknya Mak, aku kalah lagi mak!aku kalah, di […]

Mudik

Perasaanku taman desaHati paling sunyiyang merajut ulang berbagaikenangan dan impian:cinta —“aku telah pulang ke kampung halamansetelah lama bergelut dengankesabaran dan rintangan” Pikiranku taman kotaAkal paling ramaiyang cerdas dalam memuatsegala peristiwa dan kejadian:makna –“-aku telah pulang ke kota kenangansetelah lama menempuh sisa usiamelewati jurang dunia” Tamanku terbagi duaSatu menjadi badanmenyusuri arah kehidupanSatu menjadi jiwamencari jalan kematian.

Bunga Pemberian

Dalam perjalanan hidup ini kita hanya mendapatkan dua makna bunga pemberian: pertama dari peristiwa cinta di sela-sela pengurangan umur kita kedua dari kenangan duka  di ruang baru pemakaman kita . —yang satu menaburkan asmara, yang kedua menaburkan air mata.

Pelabuhan Rindu

Aku akan memeluk-Mu seperti ombak menghantam karang tak lepas oleh waktu . Aku akan mencium-Mu Seperti kapal menghirup udara berdua merangkai cerita . di pantai di pelabuhan harapan ketika matahari tenggelam mementaskan pesta warnanya . —dan ketika segala hasrat yang kupendam sejak lama akan kuserahkan seutuhnya Pada-Mu sebagai mahar pelepas rindu.

Tauhid Nobita

Seperti mengais puisi yang lama terkaparditinggal para petapamencari lagi jejak-jejak rimanyadi gigir makam serupa gawai Barangkali masih bisa kutemukan Kau pada jengkal terakhir puasadan yang terpantul adalah cahaya yang bukan namamumemancar seperti epitaf: Tak ada lagi puasa yang kalian persembahkan Sebetulnya bukan cahaya ini yang kalian cari, cucu AdamTapi puasa kini adalah sorak-sorainafsu dan kuda […]

Movère

Aku tak tahu siapa melahirkanmusebuah entitas dijadikan lambang kemegahanberkaki genap dengan nafas penggerak serupa mesin Seseorang telah memintaku melukis tubuhmudengan bola mata dikedipkan peniti waktu Bolehkah bila kuminta kau agar mengantarku padaNya yang bergerak sepanjang laju darah? Kutangkap engkau samar sekilas lalusebab tubuhmu terus melejitMenggilas sombongnya aspal juga darahmembawa serta sekepal sejarah Sampai saat kau […]

Selembar Surat Untuk Tuhan

Hari Minggu:Selesai menyalatkan jenazah—–aku membayangkan kerandayang digotong beramai-ramaimenuju liang kuburan itu adalahkenangan jalan hidupku. Hari Senin:Sehabis gelap kelelawar akan pulangmencari ruang yang tak tembuskilau cahaya—–seperti rimbun pikirankuyang menyusuri refleksi lorong hatiagar jiwa tak sampai melukai raga ini. Hari Selasa:Aku terbata-bata membaca firmanmuyang menjadi sabda para nabi:zat maha-cahaya yang memainkantombol kilau purnama dan bintang-bintangpenghias angkasa—sewaktu doaku […]

Asmaradana

Ketika aku lahir ke duniasebagai bayi ragaku tanahjiwaku air yang merawatjantung pegunungandan lautan darah Ketika aku tumbuh dewasatanah-air jiwa-ragakuyang dipimpin akal-pikirandan kalbu-perasaanmenugaskan dewan mata,gubernur hidung, bupati telinga,camat tangan, kades kaki,agar mengurus lambung rakyatmenyediakan makanan setiap haritak pernah berhenti. Tanah-airku kadang-kadang serupa Indonesiayang terus menerorku agar menurutiundang-undang dasarnya, yang berbunyi:semua orang mesti memakaiberibu-beribu topeng,beratus-ratus topeng,berjuta-juta topeng.Karena […]

Dua Fragmen Bunga Teratai

Fragmen I . setangkai bunga teratai  akan kutanamkan di dalam hatimu —hatimu adalah lembah tersubur tempat media cinta menanamkan makna begitulah yang kubaca dalam kitab-kitab berdebu . jika demikian, Tuhanku kupastikan setangkai bunga terataiku itu menumbuhkan ranting-ranting, daun-daun, serta bunga-bunga baru . aku percaya, cinta akan jauh tumbuh-mekar setelah kujalani prosesi itu . (namun, aku […]

Menjelang Akhir Puasa

orang-orang berduyun-duyun pergi ke mallmencari celana baru, baju baru,sendal baru, semua yang serba baru. sebagian kita apa mengetahui satu hal: di manamencari jati diri baru? yang fitrah di hari lebarannanti, yang lebih baik setelah ramadan pergi. orang-orang menyatu dalam keramaianpasar. terjebak oleh kata beli. membeliapapun menurut mata. membeli segalanyamenurut gengsi. membeli ini-itu menurut nafsu. sebagian […]