Door Knocker (1938)

pintu yang akan membukakan diri
luar dalam, lahir batin kecuali kenangan
pada kisah lain dari yang kita kenal

fitri yang akan meluruhkan kembali
serluruhnya, seluruhnya kecuali kerinduan
pada lebaran lain untuk lain waktu.

  • Aktif berteater bersama Paseduluran Lidah Daun. Menulis puisi, esai, dan sejumlah drama. Tinggal di Pamulang, di padepokan Rumah Tumbuh Muthmainah.

    Lihat semua pos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *