Absurditas itu Milik Kita, Bukan Milik Negara

Withered Leaves (1904) Ivar Arosenius (Swedish, 1878 – 1909) One must imagine Sisyphus happy.  Albert Camus Apa gunanya hidup kalau pada akhirnya semuanya jatuh ke lubang kubur? Pertanyaan semacam ini bukan bahan meme receh, tapi betul-betul pernah ditulis Albert Camus di sebuah kamar sempit di Paris, di hari-hari paling suram di awal Perang Dunia II. […]

Dari Sungai hingga Laut

Village of Bethany and the Dead Sea (1804) Pagi itu langit begitu suram. Wajah-wajah begitu muram. Dentuman semalam menyapu mega-mega yang berarak melarikan diri ketakutan, sebab di mana-mana terjadi ledakan. Akan tetapi ketika itu pula semakin menyala bara suar perlawanan. Serangan semalam menyisakan reruntuhan amarah yang berserakan rata dengan tanah lalu tenggelam dalam genangan tubuh-tubuh […]

Lelakon Jangka Kinasih di Bawah Langit Betawi

Een straat in het oude deel van Batavia (c. 1860 – c. 1880) Aku adalah Patih, bukan Patih dari segala Patih di keraton mana pun. Namaku tak lebih dari sehelai daun kering, terselip di antara ribuan lembar buku sejarah yang tak pernah dibuka. Namaku hanya gema dari riuh rendah pasar Jatinegara, yang kini tinggal puing […]

Selain di Jiwa

A Prophet Seated on a Rock (1780) Cinta menggantungDi ujung mata seseorangyang kehilangan arah barat Padamu aku katakancintai batuyang beterbangan kupulangkan gairah hidupkukepada arus purbayang bekudan terluka jalanan panjang initak pernah sama,seperti seorang mudayang menyeret langkah pertamanya di kota Padamu aku katakancintai batuyang beterbangandan terbelah menjadi kerikil tetapi jika seandainyakita buat sedikit lebih lambatmeski tetap […]

Membaca Bourdieu di Hari Pertama Kuliah

La Pierre au trois croquis (1904) Kalian tahu apa yang paling cepat menjangkiti mahasiswa baru di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya? Bukan flu, bukan juga masuk angin. Tapi: penyakit ikut-ikutan. Penyakit ini menular lebih cepat dari selebaran panitia ospek. Gejalanya gampang dikenali: ikut organisasi karena semua teman ikut. Nongkrong di kafe yang sama biar […]

Reset Bukan Sembarang Reset

dok. halimunsalaka/handykapermana 17+8, 6, 136, 1, 10. Angka-angka jadi terdengar mendebarkan akhir-akhir ini. Dan kita sampai di episode paling hina dari peradaban politik nasional di mana akumulasi dari keterhimpitan, kebingungan, kemiskinan, kecemasan, kesedihan, penderitaan bahkan sampai kematian–direspons bukan dengan pengunduran diri, permintaan maaf, atau perasaan bersalah, tapi justru dengan kecurigaan, tuduhan, ancaman, yang sialnya: dilontarkan […]

Habis Takut, Terbitlah Keberanian Melawan

dok. halimunsalaka (syah) Dari hari ke hari, sepanjang aksi massa beruntun 25 hingga 31 Agustus kemarin, saya turun ke jalan. Saya bersedia ikut karena saya bersyukur dikelilingi oleh teman-teman yang muak melihat wakil-wakilnya dan kegelisahan yang sama mendidihnya. Teman-teman saya itu, nyalinya jangan ditanya, daya juangnya tak perlu diragukan lagi, daya survive-nya bukan main tangguh […]

Para Pencari Babi

Still Life with Pig’s Head, Pig’s Knuckles and Sausage (1600 – 1650) 3 hari lalu temanku menelpon. Ia mengajak berburu babi. Tentu saja awalnya aku tertawa terbahak-bahak, sebab pikiran macam apa yang sedang berputar-putar di kepalanya itu sehingga, dan dengan tiba-tiba pula, mengajakku berburu babi. Belum sempat kujawab ajakannya, ia langsung menimpali dengan sangat tegas, […]

Tak Ada Indonesia di Desaku dan Puisi Lainnya

Houses at Auvers – Vincent van Gogh (Dutch, 1853-1890) Indonesia Padamu Selamat Malam halo, Indonesia!problematika hidupmu sejak tahun 1945sampai tahun 2025hanya menguntungkan anak-anakmudi kalangan elite saja jangan pilih kasih! walau kami dari kalangan alitkami ini tetap anakmu & kami juga menyayangimu sial, kami tak bisa mengutukmuwalau amarah merasuki diri kamikamu tetap Bapak, kamu kepala keluarga […]

Kawan-kawan, Kita Hampir Sampai!

dok. halimunsalaka/handykapermana Bismillahirrahmanirrahim, kami sampaikan duka mendalam atas korban yang berjatuhan pada aksi solidaritas yang dilakukan berturut-turut, di sejumlah wilayah. Semoga luka dan nyawa kawan-kawan menjadi sejarah perlawanan kedzaliman yang bisa terus diceritakan ke anak cucu kita di masa yang akan datang. Kekecewaan masyarakat sudah pada puncaknya, jangan sampai kita salah mengambil langkah. Masyarakat saat […]