Rutum La’ibun wa Lahwun

dokumentasi: HandhykaPermana Rumah Tumbuh Muthmainah (Rutum) di Pamulang—sebagaimana kontrakan ini dimulai tidak hanya sebagai gudang buku dan workshop daur ulang kertas, tetapi juga tempat mengudar masalah, hiburan, politik, seni, budaya, dan sebangsanya. Pekarangan Rutum ini kemungkinan akan berisi tentang kisah-kisah alit dan koleksi plesetan Derida, pelaku humor yang kebetulan terombang-ambing di pelayaran musisi, yang bentuknya … Baca Selengkapnya

Lima Menit yang Riuh

Frida Kahlo (1907 – 1954) Lampu kamar sudah padam, namun lampu minyak di kepala seolah enggan padam, justru sumbunya semakin menyala saat kelopak mata kututup rapat. Aku mencoba membujuk kesadaran untuk menyerah, namun di balik gelap itu, sebuah panggung sandiwara justru menaikkan tirainya dengan angkuh. Memejamkan mata dan memaksa diri untuk tidur adalah sebuah kepayahan … Baca Selengkapnya

Universitas Iib adalah Kemuliaan Hidupnya

Obituari Syamsul “Iib” Maarif Seorang mahasiswa hukum yang ceria datang menemui saya di Rumah Tumbuh Muthmainah (Rutum) hanya untuk belajar (cara membaca puisi) deklamasi sajak. Betapa inkompetensinya orang ini, jika dilihat dari jurusan secara fakultatif. Sudah berapa banyak biaya yang ia keluarkan untuk mengongkosi pertanyaan krusial yang tak seorang dosen hukum pun mampu memberi jawaban … Baca Selengkapnya

Bahasa Waktu dan Puisi Lainnya

Maurice Lalau (1881-1961) Bahasa Waktu Usia terus menggali lubang di pemukiman padat nasibHendak mengubur masa kanak-kanak di samping pohon-pohon harapanApa yang sesungguhnya terjadi pada hidup? Waktu seperti mengendarai mobil masa depandan kau hanya berjalan di trotoar penuh pertanyaanHingga tahun berganti pakaian tergesa-gesa;menampilkan tubuh derita penuh bekas sayatan pisaumimpi yang tinggal karatan Betapa jauh kau hilang … Baca Selengkapnya

Burung Gereja dan Puisi Lainnya

Johann Baptist Drechsler (1756-1811) Burung Gereja aku membangun sarangdi atap rumah Tuhandari jerami dewi sriyang terhampardi tanah surgawi : sehelai kasih, segumpal kisahkun! jadilah rumah setiap kali aku pulang ke rumah Tuhanorang-orang memandang tajam ke arahkuseakan melempariku batu pertanyaantentang bagaimana caraku sembahyang padahal sembahyangku hanya puisi:membelai angin setiap harimengibas waktu hidup ini. Dengan Puisi Kutantang … Baca Selengkapnya

Jumat dan Puisi Lainnya

Eleanor Fortescue-Brickdale (1871-1945) Izinkan :untuk Andiani Jika ada kilau permata yang lebihterang dari sinar mentari pagibarangkali itu adalahsenyum pada lesung pipimu. Kembang-kembang bersemidalam hangatnya lembayungpagi yang membasuh wajahmudengan keindahan. Izinkan aku memetik setangkaipuisi pada lesung pipimu.Puisi itu akan tumbuh suburdi ladang hatiku, sayang. Purbalingga, 2025 Jumat Seorang bocah kecilyang bersarung lugu itutidak mau mendapatkanimbalan untapada … Baca Selengkapnya

Dialog Jujur dalam Film Materialists

Film yang menggetarkan hati penonton pada keprihatinan: kapitalisme adalah si biang kerok segala-galanya, termasuk soal penjajahan hati dan cinta kita. Pilihan aksentuasi, penggalian bahan, dinamika karakter, dan ragam dialog sangat menentukan sikap keberpihakan (Celine Song a.k.a sutradara) yang terang-terangan dalam dialektika kaya-miskin. Semua “melek”, sistem kapitalisme—melalui pengkondisian gaya hidup suatu masyarakat tertentu—telah memengaruhi persepsi kita … Baca Selengkapnya

RETAK

Vincent van Gogh, First Steps, after Millet. 1890 Di pasar pagi, para nenek masih memanggil perempuan muda yang berkeringat dengan sebutan “anak manis”─seolah itu tugas resmi dari adat. Aku, namaku Rima, berdiri di antara tumpukan kain songket yang baunya bercampur kopra dan minyak wangi lama, merasa seperti benda antik yang diberi label harga tapi tak … Baca Selengkapnya

One Click Revolution: Arab Spring dan Situasi Indonesia di Era Komunikasi Digital

Antoine Johannot (1803-1852) Perjalanan komunikasi politik menjadi bagian penting untuk memperkuat rezim, atau juga sebaliknya bisa memperkecil dominasi dan kesewenang-wenangan penguasa terhadap rakyatnya. Itulah mengapa komunikasi politik mengalami perubahan terus-menerus mengikuti perjalanan arus perubahan manusia. Dominasi ruang publik hingga desentralisasi informasi merupakan perjalanan komunikasi politik yang terus mengajak kita menuju era perbaikan sistem dan pelumpuhan … Baca Selengkapnya

2025 Lalu, 2026 Apa

Pieter Verbruggen the Younger 1648 – 1691 Jika komisaris diminta sambut pesta akhir tahun, dia bawakan kotak penuh kebahagiaan. Jika aktor yang diminta, ia mungkin akan bermonolog. Berbeda halnya saya, meski tidak diminta redaksi Halimun Salaka menulis di penghujung tahun ini susah-susah mudah, tetapi sahabat karib saya yang malang justru mengilhami saya tulisan berjudul “kecoa … Baca Selengkapnya