Muhasabah

Malam betul saja merangkum serenade kehidupandi antara pohon dan pelepah pisang. Mentransfer energi gaib bagai seorang peramal tua dari Depok, aku berseru: “sekujur tubuh dan garis tangan merupakan bahasa alamyang selalu meminta untuk ditafsirkan!”Sudah lama kucari-kutungguserangkaian ilham yang mengalir —bagai tahi di comberan. Terlihat dari padang sabana yang tengadahlangit semakin khusyuk dalam hirup-rukuk pasrah.Di balik […]
Serpihan Kata Tanya Pada Puisi-Mu

1) waktu aku berziarah ke makam kakek dan nenek, di lembah peristirahatan: apa yang membuat pohon itu tumbuh sedikit demi sedikit menjulang tinggi seakan berharap ingin memeluk cakrawala ketika cinta lebih dulu pulang tanpa tanda? – 3) ruang menuntun perjalanan meramu jarak sesaat aku tiba dalam sebuah penghabisan— memandang kehidupan, antara menyerah atau terus berjuang: […]
Kala Puja Puji Berseru

Gemuruh puja puji berserusuaranya terasa memeluk kalbupertanda apakah ini, akankah ada yang bertamu?Siapkah aku menyambutMu?Begitu tanyaku. Gemuruh puja puji berserupanggilan subuh menusuk ragakupenanda belenggu melatih nafsu:Tapi, bisakah aku? begitu tanyaku. Gemuruh puja puji berserusenja tenggelam terasa syahdutanda hasratku kembali utuh:Sesak penuh seluruh, sudah cukupkahhidangan ini, Tuhanku?Begitu tanyaku. Kala puja puji berserusibuk menahan asa yang terbelengguatau […]
Selamat Berbuka Puisi

Takjil hanyalah kata, dan puisi hanya sekumpulannya Dipunguti di jalan-jalan, di toko, warung, dan emperan kaki lima dadakanjuga di antara macet,asap kendaraan dan debu jalanan Tapi azan adalah pasangan yang serasi baginya Seperti puisi dan kamu: Yang menjadi penandaYang menjadi acuan Yang menjadi referensi Yang menjadi pelekat diriku yang kata,dan kamu yang nyata. Suaramu yang […]
Pertumbuhan Puisi Di Atas Meja Makan

Kemarin aku beli sirupdua puluh tiga rasaSebelas warna hijau sisanya warna-warniHingga jam 12 siang kepalaku jadi seperti restoran cepat saji Pulang dari kantor, ayah membeli kasetberisi berbagai macam cara untuk menerangkan menu nanti malam 22 menit sudahIbu dan anak-anak menanti di rumahmereka diam di meja makan Bukankah berdiam dirisemua pernah mengalami? Diam sebab suhu tubuh […]
Wirid 5 Giga Byte Sehari Semalam

Continually vs continously Kupanggil engkau kembalisetelah lewat hari-hari penuh kemiringanTengadah lurus menodong langitmenghisap dalam asap sunyi lagi berharapAda yang tetap tumbuh hidup di dada penuh lebam tersengat matahari masa silam Sesuatu seperti ingin meledak tiap kali kesunyian serupa itu melagu di paru-parukubegitu kuyu begitu menggelikanbila tak sanggup bilang ini sungguh memalukanMeminta tanganmu mampir tap love […]
Hujan Bulan Puasa

hupsss! Sejak awal ditetapkan hari puasa bulan Ramadhan, hujan tak kenal waktuterus turun membasahi bumi. Deru hembusan angin kencangDeras rintik hujan tak karuan. Di sepertiga malamKetukan pintu kamar terdengarIbu yang lebih dahulu bangunSiapkan santapan sahur. Bergegas aku membasuh wajahDengan dingin yang masih menyelimuti setiap langkah. Suka ria aku menyambut awal puasa penuh gembira. Alhamdulillah Bulan […]
Ayat-ayat yang Belum Lenyap

اقرأ (…) Kekasih, sungguh aku ingin mencintaimu seperti seharusnya melaksanakan ibadah; khusuk dan tahu waktu. (…) Seperti zikir utama, namamu selalu mampu kulafalkan dengan mudahnya. (…) Mengingatmu adalah ziarah panjang dari azan ke azan; dari sahur hingga berbuka; dari subuh sampai magrib tiba. (…) “Mati-matian melupakan adalah cara terbaik untuk mengingat,” begitulah ucapmu, sesaat sebelum […]
Berbuka Puasa

ilustrasi: @alanwari 1)Tiga puluh menit sebelum lantunankeberkahan berkumandangLantai sudah terpasang karpetdi atasnya tersemai hidangan ibu:Rasa-rasa dalam makanan menghamparmenggoda mata serta nafsukumulai dari yang manis-manis, tapibukan janji para koruptordibalut kehangatan kilau senjakalamenaungi beranda rumah kecilku Tuhan, syair- syair yang kudengar initerdengar sayu dan mampu menembusjiwaku, menggemakan sudut-sudutkeheningan ingatan kampung kelahiranku 2)Dalam naungan Kota Hujan iniberbagai hidangan […]
Bukankah

Dok. Di Tepi sejarah Bukankah semburat jingga selalu syahdu di akhir senja? Bukankah akhir senja di bulan ini yang sangat ditunggu jutaan umat muslim di dunia? Lantas, mengapa hati ini patah untuk kesekian-kalinya Lantas, mengapa selalu ada kesunyian di dalam keheningan – Hujan yang jatuh malam ini begitu menggigilkan hingga ke tulang Kutitipkan puisi ini […]