Kebudayaan Bermula dari Pinggiran

dok. AI Kehadiran “kementerian kebudayaan” yang saat ini dilegitimasi oleh pemerintahan era Presiden Prabowo, seharusnya dapat melihat perusakan lingkungan-alam dan perampasan tanah-hutan seperti yang terjadi di Kalimantan, Papua, dan sejumlah daerah lainnya. Di sana ada hutan adat agar kita menjaga dan memelihara asas-asas tatanan hidupnya sendiri. Juga ada pemangku adat yang mengatur dan mengelola otonomi … Baca Selengkapnya

Mata Seni Orang Biasa

dok. halimunsalaka Dalam pidato kebudayaan yang disampaikan oleh Garin Nugroho di Graha Bhakti Budaya-Taman Ismail Marzuki, pada tanggal 10 November tahun yang sama dengan pergantian kekuasaan itu, yang karena kegelisahan dan prihatin ia merancang strategi budaya “Balas Budi Untuk Rakyat”. Dalam renungan itu, ia membeberkan sejumlah persoalan-persoalan, fakta-fakta dan data-data sejarah, dengan harapan yang menjadikannya … Baca Selengkapnya

Kegelisahan, Hiburan

gambar. AI Tanda bahwa kita tidak tahan ujian masa kini ialah, kehidupan modern dengan kejam telah membunuh kegelisahan. Maka punahlah berpikir. Kesadaran timbul tenggelam, setiap saat bisa dimatikan. Tata nilai berantakan, kepribadian porak-poranda, paradigma mengabur, lalu sempurnalah keburaman pandangan, dan hiburan kembali berekspansi secara besar-besaran. Bencana manusia ini sederhana sekali. Ditambah lagi nasib masyarakat di … Baca Selengkapnya

Menziarahi Tan Malaka, Si Idealis yang Sampai Mati Kesepian

Dok. Tenu Permana Butuh waktu lebih dari tiga bulan untuk saya bisa sadar, bahwa makam dari junjungan saya ternyata ada di kota yang sedang saya jadikan tempat belajar. Tiga bulan. Waktu yang lumayan lama untuk mengingat ulang. Kesadaran itu pun bukan sekonyong-konyong datang, tapi datang ketika saya sedang membuat skrip konten tentang sang junjungan, dan … Baca Selengkapnya

Politikus dan Poligami

gambar. AI Sejujurnya, awalnya saya menulis artikel bahasa ini karena kegelisahan tentang makna dari “politikus”. Kata tersebut berawal dari kata politik ditambah akhiran –us, salah satu yang jarang ditemukan dalam bahasa Indonesia. Tercatat saya hanya mengetahui empat bentukan kata yang menggunakan akhiran –us; “ambisius”, “politikus”, “alumnus” dan “musikus”. Tiga diantaranya (politikus, alumnus, musikus) secara sederhana … Baca Selengkapnya

Sudah Terlanjur Terbakar, Mau Diapakan Lagi

gambar. AI Memandang bakar sampah dari sisi rutinitas harian. Teringat pada Pramoedya Ananta Toer, seorang sastrawan yang nyaris mendapatkan nobel sastra. Pram mungkin satu-satunya pengarang Indonesia yang oleh banyak kalangan dianggap pantas menerima nobel, tetapi ia memang bukanlah satu-satunya pengarang yang dapat dianugerahi nobel itu. Pram lebih besar dari semua penghargaan paling prestisius di dunia, … Baca Selengkapnya

Terminal Kata-kata

gambar. AI Gelap, namun bising. Seperti hampa dalam mata, namun ramai terdengar oleh telinga. Kotak kecil, persegi, persegi panjang, juga lonjong, tersentuh-sentuh dalam tombol-tombol klik, mementaskan layar perasaan dan pikiran. Mimpi. Ilusi. “Dunia amburadul! Rumit dan membingungkan.” Suara pertama memulai, yang entah siapa dan dari-mana sumbernya. “Lebih rumit memilih apa yang hendak dipilih, daripada tidak … Baca Selengkapnya

Pemusatan Pikiran dan Perhatian

gambar. AI Ada suatu dakwaan terhadap generasi hari ini, atau lebih umumnya pada masyarakat kita, bahwa sensasi sekarang adalah sensasi visual. Itulah sebabnya, kerja-kerja kepenulisan dan kegiatan membaca semakin sukar digemari. Proses memahami sesuatu dengan sungguh-sungguh menjadi macet di tengah kepadatan lalu lintas scroll tiktok. Plus memikirkan suatu hal semalam suntuk juga semakin dihindari, karena … Baca Selengkapnya

Dari Filsafat Ilmu – Tumbuh Pengetahuan Sastra

dok. AI Milan Kundera menyetir pepatah lama Yahudi, “Saat manusia berpikir, Tuhan tertawa.” (dikutip dalam buku Art Of Novel). Setelah Danarto dan Budi Darma, menurut saya Eko Triono adalah penulis badung atau katakanlah bandel dalam artian selalu membuat parade lelucon setiap karya ceritanya, dibalut satire aduhay. Eko Triono sebagai pengarang prosa, seperti sengaja membuat parodi-parodi … Baca Selengkapnya

Mereka Paling Bahagia dan Saya Tidak

dok. AI Oke. Saya perempuan. Nama saya Troop. Aneh? Karena memang bukan nama asli saya. Alasannya mungkin dapat Anda ketahui setelah selesai membaca semua tulisan saya ini. Tapi mereka, teman-teman saya di kampus — di Westminster, lebih suka menyebut saya si aneh, tentu dalam bahasa Inggris. Sebagaimana perempuan yang biasanya ada di sekitaran Anda, saya … Baca Selengkapnya