(Frank Hector Tompkins 1847-1922)

Maharumi

kusebut namanya perlahan—nyaris seperti berbisik, sebab aku tahu: Kau Pendengar yang Baik.

rindu ini diam-diam tumbuh, di saat jawaban atas doa terasa jauh.

berulang kulangitkan, berjuta kali kutasbihkan.
waktu, mengajariku satu hal:
Kau memberi apa yang aku butuhkan.

sebuah penantian barangkali tak ada yang panjang, akulah yang terlalu sering berpikir pendek.

harapan ini nyaris luruh, namun pada akhirnya Kau menitipkannya dengan utuh.

Bogor, 2026

Kepada Nala

bila harapan adalah laut,
maka doa adalah alir sungai yang tak boleh putus.

Bogor, 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *