Bogor dalam Dunia Kesusastraan Sunda: Sebuah Rekreasi
Pamuka Sekitar tahun 2023 pertemuan awal saya dengan naskah plus kisah Bujangga Manik, melalui buku Tiga Pesona Sunda Kuna (2009) olahan Noorduyn dan Teeuw (yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Hawe Setiawan, Undang Ahmad Darsa, dan Tien Wartini). Sejak menuntaskan kisahnya, saya langsung tercengang mendapati kisah salah seorang Pangeran dari Pakuan Pajajaran yang berkelana-mengembara … Baca Selengkapnya
