Kalender Rakyat dan Latihan Menguasai Kota

Malam itu, jalanan Bogor bergerak dengan ritme yang berbeda. Arus motor memenuhi jalan-jalan utama. Klakson meraung tanpa jeda bak bahasa baru yang hanya dipahami orang-orang yang sedang bergembira. Anak-anak muda berdiri di pikap sembari mengibarkan bendera biru dan berteriak: Juara. Juara. Juara. Orang-orang melambatkan kendaraan hanya untuk melihat keramaian lewat. Jalan Pajajaran, SSA, Tugu Kujang, […]
Bogor dalam Dunia Kesusastraan Sunda: Sebuah Rekreasi

Pamuka Sekitar tahun 2023 pertemuan awal saya dengan naskah plus kisah Bujangga Manik, melalui buku Tiga Pesona Sunda Kuna (2009) olahan Noorduyn dan Teeuw (yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Hawe Setiawan, Undang Ahmad Darsa, dan Tien Wartini). Sejak menuntaskan kisahnya, saya langsung tercengang mendapati kisah salah seorang Pangeran dari Pakuan Pajajaran yang berkelana-mengembara […]
BERGERAK SEREMPAK TANPA TAPAK: DARI SUKAJAYA YANG TETAP NANJEUR DI ATAS TANAH GARAP

Hari ini, tanggal 3 Juni 2026, Bogor merayakan ulang tahunnya yang ke-544. Kota Bogor mengusung tema Bogor Nanjeur. Kabupaten Bogor memilih slogan Bergerak Serempak, Nyata Berdampak. Kalimat-kalimat itu terdengar optimistis. Ia dipasang di baliho, media sosial pemerintah, hingga panggung-panggung seremoni. Bogor digambarkan sedang bertumbuh, bergerak, dan berdiri tegak menatap masa depan. Tetapi beberapa kilometer dari […]
Bogor sebagai Kota Seni Penggagal Rencana

Ödön Tull (1897) Tahun ini, Indonesia, kata orang-orang yang suka menatap langit sambil membuka aplikasi cuaca, sedang kena El Niño. Artinya sederhana: panas lebih panjang. Hujan lebih jarang. Dan manusia mulai akrab lagi sama kipas angin yang bunyinya seperti pesawat mau terbang. Secara teori, El Niño itu emang identik dengan penurunan curah hujan di banyak […]
Jasinga dan Hubungannya yang Silang Sengkarut dengan Bujangga Manik

Syahdan, waktu menjelang lingsir ngulon, tanggal 12 April 2026, saya yang tengah menjalani laku ni’is di rumah Hady, tepatnya di Rongga—Kabupaten Bandung Barat, bak disiram glap seribu. Hal-ihwalnya, kawan saya si filolog sekaligus penyalin lontar kondang ini, ujug-ujug menanyakan suatu pertanyaan di luar dugaan, “apakah kau menemukan Bujangga Manik?”, tepat di sela-sela aktivitas mendongeng saya […]
Melihat Aturan Bekerja Dalam Tubuh

dok. tenupermana Karena sedang di rumah, selasa sore itu saya lari di stadion Leuwiliang. Dan karena kebetulan stadionnya ngga terlalu jauh dari rumah, jadi saya memutuskan berjalan kaki ke sana. Ngga ada rencana khusus. Ngga sedang ngejar target apa-apa. Cuma pengen gerak. Keluar keringet. Lalu pulang. Stadion Leuwiliang sore itu sepi, yang olahraga masih bisa […]
Perjuangan itu Bernama Tiong Hoa Wi Sien Po

dok. halimunsalaka Ketika saya tengah mengumpulkan data-sumber Surat Kabar dan Majalah yang terbit di Bogor (Buitenzorg) pada kurun waktu abad 19 dan abad 20 dengan harapan sekaligus capaian untuk membikin katalogisasi, resensi, dan bahkan tinjauan kritisnya, saya menemukan surat kabar yang cukup menarik perhatian, bernama: Tiong Hoa Wi Sien Po. Tiong Hoa Wi Sien Po […]
Ketika Leluhur Bicara tentang Longsor: Hikmah Warugan Lemah untuk Bogor Modern

dok. Bisma Pranacaraka Di balik kesejukan dan keasriannya, Bogor menyimpan risiko tersembunyi: *longsor. Setiap kali hujan deras mengguyur, kekhawatiran itu muncul. Namun, tahukah kita, ratusan tahun lalu leluhur kita di Pakuan Pajajaran—cikal bakal Bogor hari ini—sudah punya ‘ramalan’ dan ‘peta’ canggih untuk menghindari bencana demikian? Sebuah naskah kuno bernama Warugan Lemah, merupakan kunci dari kearifan yang tak […]
Terowongan Rahasia Istana Bogor: Menguak Misteri di Balik Kisah Abadi Kota Hujan

dok. Istana Kepresidenan Bogor Di balik gedung-gedung bersejarah dan taman-taman memukau, berbisiklah legenda tentang “terowongan rahasia” yang konon menghubungkan Istana Bogor dengan berbagai sudut kotanya. Benarkah Istana Kepresidenan ini memiliki jalur-jalur bawah tanah misterius? Atau, adakah rahasia yang jauh lebih mencengangkan, tersembunyi di bawah jejak-jejak peradaban lampau? Mari kita selami lebih dalam! Bukan Sekadar Mitos: […]
Taman Ekspresi yang Tak Bebas Berekspresi

dok. RRI.co.id Ada yang ganjil ketika sebuah pertunjukan musik (baca keras-keras: pertunjukan musik) ditegur keras oleh pejabat kota, khususnya wakil wali kota, dengan alasan tidak positif, melanggar norma, dan tidak sesuai peruntukannya. Ganjil bukan karena pemerintah kota (yang selanjutnya saya akan pakai dengan istilah city government*) gak boleh ngatur. Tapi karena caranya memaknai ruang publik […]