Kala-pa merupakan wahana yang menampung karya-karya yang bertemakan umum, antara lain: cerpen, cerbung, cergam, novelet, puisi, dan seterusnya – dan sebagainya.
Kala-pa merupakan wahana yang menampung karya-karya yang bertemakan umum, antara lain: cerpen, cerbung, cergam, novelet, puisi, dan seterusnya – dan sebagainya.
dok. halimunsalaka: Galeri Bumiparawira “Puisi adalah puncak pencapaian derita penyair.”– Octavio Paz Sepengalaman saya yang mungkin belum seberapa: puisi telah menempati posisi “penting” dalam...
Foto: Festival Teater Jakarta Ke mana kucari Engkau?Di mana kutunggu Engkau?Wahai, penghuni sejati di lubuk diri Dengan mengucap salam kepada apa dan siapapun saja, sebagaimana bunyi pasase dalam...
Ilustrasi: @Alanwari Hari ini, bagaimana akan kita baca ungkapan “nenek moyangku seorang pelaut”, sedangkan laut hanya pesona bagi mata memandang. Hari ini, laut adalah sejarah terpenggal. Jadi...
Foto: halimunsalaka.com Tepat ketika pergantian hari jumat – tanggal 27 Oktober 2023 ke hari sabtu – tanggal 28 Oktober 2023, pukul 00:01 – WIB, entah mengapa tiba-tiba saya ingin sekali...
Gambar Peta: KITLV dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Berbicara mengenai puisi atau katakanlah dalam hal ini sajak, ekspresi emosi dan perasaan selalu ditemui pembaca melalui kata-kata, citra, dan...