Kala-pa merupakan wahana yang menampung karya-karya yang bertemakan umum, antara lain: cerpen, cerbung, cergam, novelet, puisi, dan seterusnya – dan sebagainya.

Kala-pa merupakan wahana yang menampung karya-karya yang bertemakan umum, antara lain: cerpen, cerbung, cergam, novelet, puisi, dan seterusnya – dan sebagainya.

Demokrasi yang Tersesat di Jalan Retorika: Ketika Red Herring Menjadi Bahasa Kekuasaan

James C.Kulhanek (1908 – 1990) Istilah red herring telah dipopulerkan oleh William Cobbett pada awal abad ke-19. Ia menceritakan bagaimana ikan haring asap berwarna merah yang berbau sangat menyengat...

Satu Jam Saja

Paul Gauguin (1848-1903) Aku sudah memutuskan untuk berhenti berjudi, mabuk-mabukan, dan tentu juga cimeng. Tidak mudah memang. Kupikir, ini akan membutuhkan waktu yang panjang bahkan sampai ujung...

Pemanggungan Puisi: Mengungkap yang Tak Terucapkan

Nicolaes Muys (1740 – 1808) Satu di antara alat yang dipergunakan oleh umat manusia untuk kembali menghubungkan dirinya kepada Tuhan seru sekalian alam kehidupan dan untuk saling menyambungkan...

Jibun Sebuah Kisah

Jibun melangkah pelan di ruang panjang dan licin, ingatan terakhir yang dimilikinya adalah tertidur di kapal setelah memakan pil ajaib yang ditemukannya di pesisir. Pil yang jumlahnya ribuan itu...

Pangkas Rambut di Hari Minggu

Aku datang sendiri hari Minggu itu. Tukang cukur itu melihat ke arahku begitu aku masuk. “Anakmu ke mana? Apa dia pergi?” Ada sesuatu di cara dia bertanya yang membuatku berhenti sebentar...

Ketika Negara Menunjuk Musuh: Kambing Hitam dan Sejarah yang Berulang

William Henry Walker (1871-1938) Saya tidak pernah berhenti mengatakan bahwa sejarah selalu berulang. Ia tidak selalu kembali dalam bentuk yang sama persis seperti yang pernah terjadi di masa lalu...

Panggung Kebebasan Puisi

reimajinasi karya Adolph Tidemand (1814-1876) “Maaf, mengindah-indahkan kalimat aku tak mampukerna negara belum sejahtera seperti yang kita mau.Tetapi kutulis puisi kerna berbudaya bukan...

Berkunjung pada Perayaan Puisi

Saya selalu mengira sebuah yayasan yang menyematkan kata puisi pada namanya akan menjadi ruang yang paling terbuka bagi perkembangan puisi Indonesia. Bukan sekadar ruang seremonial untuk...

Puisi dan Pemanggungan

Ilustrasi: ariants aditya Setelah Dana Indonesia/raya, apa yang berubah pada ekosistem seni pertunjukan? Setelah miliaran rupiah dana publik mengalir ke seni pertunjukan selama beberapa tahun...