Kala-pa merupakan wahana yang menampung karya-karya yang bertemakan umum, antara lain: cerpen, cerbung, cergam, novelet, puisi, dan seterusnya – dan sebagainya.

Kala-pa merupakan wahana yang menampung karya-karya yang bertemakan umum, antara lain: cerpen, cerbung, cergam, novelet, puisi, dan seterusnya – dan sebagainya.

Suatu Hari Ketika Matahari Tak Menyambangiku

Hujan masih belum reda, dan hari ini benar-benar seperti tak ada matahari. Sebuah pesan dari email matahari.as.mentari@gmail.com datang ke emailku yang ternyata sudah kuterima sekitar seminggu yang...

Revolusi Negara Besar Pecah Akibat Pajak, Kita Tinggal Menunggu Waktu?

Gelombang pemberontakan yang mengakibatkan revolusi pada negara-negara besar di zaman dahulu, tidak sedikit karena dipantik oleh pajak yang besar untuk membiayai kehidupan kesenangan hidup oligarki...

Puisi: Kupu-kupu yang Ditunggu Kehadirannya, Terbang Meninggalkan Asal-mulanya

Pernah suatu ketika, barangkali mulanya karena sering muncul dan hinggap-mengendap di dalam diri, saya menemukan banyak pertanyaan tentang puisi. Kekuatan sebuah puisi, kriteria puisi—baik atau buruk...

Pantulan Literasi

Literasi, satu kata sejuta makna, suatu seruan bermacam program, yang sampai hari ini upaya peningkatannya selalu mendapat perhatian luas, dan yang perlu diprioritaskan terutama adalah budaya membaca...

Proposisi Kesenimanan

Kesenimanan adalah berbagai macam laku hidup atau tugas kreatif dan atau kerja-kerja kesenian yang merujuk pada perannya sebagai manusia di antara manusia lain, dalam hal ini akan disebut-dibicarakan...

Pagelaran Un-Loading di Ambang antara Tragikal dan Pembungkaman

dok. Rusydi Jamil Fiqri & LTC Setiap lampu blackout. Tepuk tangan bergemuruh. Pertunjukan dinyatakan telah usai, meski belum benar-benar berakhir. Sebagian orang lekas menuju pintu keluar...

Sehari Bersama Pak Darmanto Jatman di Kebun Terong dan Puisi Lainnya

Balada Terong Alfred Russel Wallace dulu hobinya ngayablalu nyasar ke NusantaraDi sana ia meregang-melahirkan Survival of The Fittest; konsep hukum rimbaLalu dunia nyaris bergetar. Setelah ia mati...

Badai Bahasa dan Mitologi Kota

cover buku Prometheus Pinball Ketika menjelajah rentetan waktu dalam puisi, Afrizal Malna menjelaskan bahwa arsip tak punya usia, arsip akan selalu kelihatan baru dan memperbaharui masa kini kita...

Panggung Manetteq: Tenunan Antar Langgam

Apa jadinya hidup tanpa nyanyianPerempuan tanpa menenunSemua lepasSemua koyak Seandainya senandung Naket Tane (nyanyian tenun) senyap hilang. Seandainya kidung Nompa Ova (nyanyian menidurkan anak)...