Kala-pa merupakan wahana yang menampung karya-karya yang bertemakan umum, antara lain: cerpen, cerbung, cergam, novelet, puisi, dan seterusnya – dan sebagainya.

Kala-pa merupakan wahana yang menampung karya-karya yang bertemakan umum, antara lain: cerpen, cerbung, cergam, novelet, puisi, dan seterusnya – dan sebagainya.

Presiden Pilihan Rosita

Rosita sandarkan keningnya pada kaca jendela. Sayu matanya melintasi hamparan sawah dan pepohonan yang berlarian di ambang jalan. Hamparan senyum pada baliho-baliho yang bertumpu pada tubuh pohonan...

Dalam Perlawanan Mengembalikan Tentara Ke Barak, Kubuat Surat Cinta Ini Untuk Kengkawan Di Pakuan!

Sejarah, seperti yang selalu ia lakukan, punya kebiasaan buruk untuk terulang. Kali ini, kita kembali berdiri di tikungan tajam: militer kepengen lagi masuk ke ranah sipil. Bukan dengan sepatu...

Pertalite atau Pertamax? “Perlawanan aja, capek!”

dok. CNBCI-HS Bagi penulis, awal tahun 2025 ini merupakan permulaan tahun yang membuat telapak tangan tak bosan mengeluskan dada seraya berkata “sabar, jangan kau keluarkan umpatan itu melalui...

Suatu Hari Ketika Matahari Tak Menyambangiku #2

*Baca Cerita Sebelumnya: Suatu Hari Ketika Matahari Tak Menyambangiku matahari.as.mentari@gmail.comBogor, 1 Febuari 2025Tertanda: Mentari Maaf, Mas, pertemuan yang aku janjikan 3 hari lalu di Pojok...

Jagat Manusia Bernama Blora

dok. rezayudhistira *Judul tulisan ini merupakan penggalan dari bait puisi yang dibuat oleh Sitor Situmorang berjudul Untuk Pram. Tulisan ini hasil dari perjalanan panjang atas pembacaan karya-karya...

Mempertimbangkan #KaburAjaDulu dari Perspektif Poskolonial dan Bagaimana Perlawanan Selalu Dimulai Oleh Sedikit Orang

dok. jcdelic Setiap zaman memiliki gelombangnya sendiri. Ada yang memilih melawan arus. Ada yang memilih ikut terbawa. Dan ada juga yang, setelah menimbang-nimbang, lebih memilih meninggalkan arus itu...

Traktat Kemerdekaan Putu Wijaya: Kumpulan Sajak “Dadaku Adalah Perisai”

mengapa diri menjadi musuh kitakarena kita rindu kepadanyamengapa orang lain menjadi musuh kitakarena kita tak punya medan untuk memusuhi diri -Putu Wijaya Saya lupa kapan saya mulai memasuki...

Arsitektur Puisi

: catatan kecil perjalanan penziarahan Sebuah kesempatan yang cukup langka bisa berkunjung ke rumah Friedrich Silaban (16 Desember 1912 – 14 Mei 1984), di Pabaton, Kecamatan Bogor Tengah, Kota...

Presiden Melantik Kepala Daerah: Janji, Seremoni, dan Harapan yang Selalu Sama

Kemarin 20/02/25, seperti yang sudah-sudah, puluhan kepala daerah: Gubernur, Walikota, dan Bupati dilantik dengan penuh seremoni. Senyum mereka lebar, jas dan kebaya mereka rapi, dan sumpah jabatan...