Kala-pa merupakan wahana yang menampung karya-karya yang bertemakan umum, antara lain: cerpen, cerbung, cergam, novelet, puisi, dan seterusnya – dan sebagainya.

Kala-pa merupakan wahana yang menampung karya-karya yang bertemakan umum, antara lain: cerpen, cerbung, cergam, novelet, puisi, dan seterusnya – dan sebagainya.

Sex and Politics dan Puisi Lainnya

Dicipline Kurang dari seteguk kopiku itu, belum habis ditelan, Foucault mengagetkan mata kantukBerkisah tentang Surveiller et Punir dan orang-orang yang berjarak dua ratus tahun antara bangsa yang...

Ini Indonesia, Bukan Kabur Aja Dulu

Jika bukan karena Indonesia, barangkali kita tidak akan pernah merasakan sakit yang sama. Marah yang sama. Kepedihan yang sama. Dan hal-hal lain yang memang kita sama-sama merasakannya. Jika tidak...

Kita Sudah Mencari, Sebaik-baiknya, Sehormat-hormatnya

Waktu tulisan ini saya buat, Ibu saya baru pulang dari perburuannya mencari gas LPG 3 Kg subsidi pemerintah ke agen-agen terdekat. Ia kelelahan sebab usahanya memburu gas melon tersebut tak membuahkan...

Mana Gas Mana Gas

Pemerintah adalah wabah. – Gabriel Garcia Marquez Baru beberapa hari setelah mulai tanggal 1 Februari 2025, pemerintah (yang lagi-lagi hanya menyusahkan rakyat) membuat aturan gas LPG 3 kilogram tidak...

Arkipelagis: Keretakan dan Ketegangan Kebudayaan

dok. poster-arkipelagis Sebagai pembuka saya ingin meminjam-menyitir lirik lagu yang berjudul, Berkata Indonesia dari Yogyakarta yang dinyanyikan Kelompok Kampungan dalam albumnya berjudul, Mencari...

Bangku Depan Kosong Suatu Fenomena

Dalam sebuah diskusi budaya bertajuk “Kebudayaan Dalam Demokrasi Kita” pada Jum’at, 24 Januari 2025, di Bentara Budaya Jakarta. Perhatian saya justru tertuju pada fenomena atau misteri yang sering...

Neraka Belajar yang Asyik

Ada satu pertanyaan yang mungkin patut kita renungi bersama, yaitu untuk bisa memecahkan masalah itu kamu harus selidiki problem mendasarnya apa? Membicarakan masalah berarti akan merujuk sebagian...

Hak dan Tanggung Jawab

Allah menganugerahimu berbagai macam hak, di antaranya ada hak untuk hidup, maka janganlah kamu membunuh makhluk lainnya. Ada hak atas rezeki, maka janganlah kamu mencuri rezeki makhluk lainnya. Ada...

Perjalanan-Perenungan Mundinglaya Di Kusumah

Selain perjalanan Bujangga Manik yang menyusuri Pulau Jawa-Bali sampai pada akhir ceritanya menaiki tangga langit ilahi (kematian-kemoksaannya?) itu, yang secara sadar menawarkan-meninggalkan...