Ini Indonesia, Bukan Kabur Aja Dulu

Jika bukan karena Indonesia, barangkali kita tidak akan pernah merasakan sakit yang sama. Marah yang sama. Kepedihan yang sama. Dan hal-hal lain yang memang kita sama-sama merasakannya. Jika tidak tinggal di Indonesia, barangkali kita tidak akan pernah mengerti dan memahami cinta yang marah. Cinta yang sakit. Cinta yang pedih. Sehingga dalam suka-dukanya peristiwa manusia yang […]
Kita Sudah Mencari, Sebaik-baiknya, Sehormat-hormatnya

Waktu tulisan ini saya buat, Ibu saya baru pulang dari perburuannya mencari gas LPG 3 Kg subsidi pemerintah ke agen-agen terdekat. Ia kelelahan sebab usahanya memburu gas melon tersebut tak membuahkan hasil. Lalu antrean manusia menenteng tabung hijau serta meme-memenya yang menohok memenuhi beranda sosial media sepekan terakhir. Kita pun segera tahu, segala kekacauan itu […]
Mana Gas Mana Gas

Pemerintah adalah wabah. – Gabriel Garcia Marquez Baru beberapa hari setelah mulai tanggal 1 Februari 2025, pemerintah (yang lagi-lagi hanya menyusahkan rakyat) membuat aturan gas LPG 3 kilogram tidak lagi dijual oleh pengecer. Masyarakat harus membeli langsung ke agen yang telah mendaftarkan Nomor Induk Berusaha (NIB) atau ke pangkalan resmi pertamina. Kebijakan ini untuk memastikan […]
Arkipelagis: Keretakan dan Ketegangan Kebudayaan

dok. poster-arkipelagis Sebagai pembuka saya ingin meminjam-menyitir lirik lagu yang berjudul, Berkata Indonesia dari Yogyakarta yang dinyanyikan Kelompok Kampungan dalam albumnya berjudul, Mencari Tuhan. Ceritanya begini: dengan latar belakang kebudayaan yang berbeda, anak muda Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Jawa, Bali, Sumba, Flores, Timor, Irian Jaya, Ternate, Maluku, dan sebagainya memasuki kota Yogyakarta. Kini bukan lagi gengsi […]
Bangku Depan Kosong Suatu Fenomena

Dalam sebuah diskusi budaya bertajuk “Kebudayaan Dalam Demokrasi Kita” pada Jum’at, 24 Januari 2025, di Bentara Budaya Jakarta. Perhatian saya justru tertuju pada fenomena atau misteri yang sering kita jumpai yaitu bangku depan kosong. Saya melihat beberapa orang yang datang lebih awal ingin duduk di depan, tapi tidak diperbolehkan dengan alasan semula untuk Mentri (yang […]
Neraka Belajar yang Asyik

Ada satu pertanyaan yang mungkin patut kita renungi bersama, yaitu untuk bisa memecahkan masalah itu kamu harus selidiki problem mendasarnya apa? Membicarakan masalah berarti akan merujuk sebagian dari serumpun permasalahan bangsa ini, tapi apa yang menyebabkan itu bermasalah maka itu yang perlu dicari, digali, dan ditelusuri lebih lanjut. Sedangkan problem mendasarnya dapat disimpulkan terutama pada […]
Hak dan Tanggung Jawab

Allah menganugerahimu berbagai macam hak, di antaranya ada hak untuk hidup, maka janganlah kamu membunuh makhluk lainnya. Ada hak atas rezeki, maka janganlah kamu mencuri rezeki makhluk lainnya. Ada hak untuk kedaulatan, maka janganlah kamu menguasai (atau merasa berkuasa atas) makhluk lainnya. Ada hak untuk menyatakan pendapat, maka janganlah kamu membungkam makhluk lainnya. Ada hak […]
Perjalanan-Perenungan Mundinglaya Di Kusumah

Selain perjalanan Bujangga Manik yang menyusuri Pulau Jawa-Bali sampai pada akhir ceritanya menaiki tangga langit ilahi (kematian-kemoksaannya?) itu, yang secara sadar menawarkan-meninggalkan kesan-pesan cerita nama topografis Pulau Jawa-Bali, seutas cerita Kerajaan Pakuan Pajajaran, dan nilai moralitas-spiritualitasnya, lalu menawarkan-meninggalkan pula pesan-kesan bagaimana potret makna jalan hidup seorang manusia: suatu penempuhan yang bisa dimaknai secara universalitas, entah […]
Suatu Hari Ketika Matahari Tak Menyambangiku

Hujan masih belum reda, dan hari ini benar-benar seperti tak ada matahari. Sebuah pesan dari email matahari.as.mentari@gmail.com datang ke emailku yang ternyata sudah kuterima sekitar seminggu yang lalu. Maklum, aku mengecek email tidak tiap hari. Kadang, aku lupa bahwa aku punya email dan bisa berkomunikasi lewat email itu. Di pesan itu, Mentari menginginkan sebuah pertemuan […]
Revolusi Negara Besar Pecah Akibat Pajak, Kita Tinggal Menunggu Waktu?

Gelombang pemberontakan yang mengakibatkan revolusi pada negara-negara besar di zaman dahulu, tidak sedikit karena dipantik oleh pajak yang besar untuk membiayai kehidupan kesenangan hidup oligarki. Kita memang sering lupa atau bahkan tidak tahu sejarah. Padahal, gelombang amarah rakyat bisa meletuskan tembok-tembok para penguasa. Bayangkan saja, misalnya, hasil pemilihan umum untuk mendapatkan satu kursi DPRD saja […]