KAI LURAH DAN BERDIRINYA KOTA PAJAJARAN

Kisah di bawah ini dituturkan oleh Ukat Raja Aya (Kasepuhan Urug Lebak: pada 12-13 Februari 2026), lalu diterus-ceritakan oleh Muhamad Alnoza, dan disalin-tuliskan oleh Teguh Tri Fauzi. Selamat menikmati! *** Dicaritakeun dina hiji mangsa, di kulonen Pulo Jawa, Jumeneung hiji senopati nu dijuluk Kai Lurah. Dina hiji waktu, Kai Lurah dipiwarang ku para karuhun ngabukbak—ngababakan […]

PARABU SINALA ADJI JEUNG GUNUNG TJAMPEA

Kira-kira 16 kilometer kuloneun Bogor, kalereun jalan gede ti Bogor ka Leuwiliang, aya hiji gunung leutik anu ayeuna disarebutna Gunung Cibodas atawa Gunung Tjampea. Baheula mah ngarana teh Gunung Kibodas; sabab batu-batuna meh kabeh barodas. Tina ngaran Kibodas, eta gunung nyorang sababaraha kali ganti ngaran; antarana nyorang disarebut Gunung Sinala, Gunung Sinalang, atawa aya anu […]

BERDIRINYA PAKUAN PAJAJARAN

 (Sebuah Pucklore) Kisah di bawah ini bermula dari Pantun Bogor berjudul Ngadegna Nagara Pajajaran atau sering juga disebut Pakujajar Beukah Kembang, yang konon katanya merupakan tuturan Juru Pantun Ki Buyut Baju Rambeng, lalu diarsipkan oleh Rakean Minda Kalangan, dan disalin ulang oleh Anis Djati Sunda. Kini, kisah itu saya pucklore-kan dengan prosesi adaptasi plus rekonstruksi […]

HAJI ARNI: ANTARA STIGMA DAN NORMA SOSIAL

Bagi kebanyakan orang Bogor, ketika mendengar nama ”Haji Arni” yang terlintas pasti adalah orang pelit, koret, dan pedit. Mungkin di antara kita, sering menggunakan ungkapan nama tersebut dalam berbagai situasi perbincangan atau obrolan untuk meledek teman kita. Ajaibnya, siapa pun yang mendengarnya langsung mengerti. Ia adalah semacam kode moral, sebuah cap yang bila ditempelkan pada […]

PUCKLORE: SEBUAH PENGANTAR

SURAT-SURAT UNTUK BOGOR #3 Jika kita membaca serangkaian persoalan folklore, kita akan menemukan seorang yang pertama kali memperkenalkan istilah itu ke dalam dunia ilmu pengetahuan, bernama William John Thoms, seorang ahli kebudayaan antik (antiquarian) dari Inggris. Istilah itu diperkenalkan pertama kali pada waktu ia menerbitkan sebuah artikelnya dalam bentuk surat terbuka dalam majalah The Athenaeum […]

Pucklore: yang Lisan dan yang Tertuliskan

Pada hari rabu—22 april 2026, tepat ketika Hari Bumi dirayakan, saya berdiri di Kampung Pensiun-Cianten, Desa Purwabakti, Kecamatan Pamijahan—Kabupaten Bogor, dan memandang reruntuhan rumah warga yang diakibatkan oleh banjir dan longsor. Tanah yang basah sedikit menggunung itu, yang berbau akar plus lumpur, kiranya adalah suasana yang tidak bisa diutarakan sekalipun oleh kata-kata. Melihat peristiwa itu, […]

E-BOOK SURAT-SURAT UNTUK BOGOR: EDISI HARI JADI BOGOR KE-543

—Perayaan Hari Jadi Bogor: Sebuah Renungan DOWNLOAD: E-BOOK SURAT-SURAT UNTUK BOGOR: EDISI HARI JADI BOGOR KE-543 Pernahkah kita bertanya, bagaimana awal mula Bogor memperingati hari jadinya untuk pertama kali (tahun 1973) setelah ditetapkan dalam sidang paripurna DPRD Kota dan Kabupaten Bogor (tertanggal 26 Mei 1972)? Tahukah kita jawaban dari pertanyaan tersebut? Apakah meriah perayaan Hari […]

Kemungkinan-kemungkinan (Hari Jadi Bogor) Selain Hari Jadi Pajajaran

Berbicara masa lalu, selalu ada pembicaraan tentang kemungkinan. Pada bagian ini, mari kita coba kupas kemungkinan-kemungkinan yang ada terkait peradaban dan puncak kejayaan yang akhirnya bisa saja diposisikan sama dengan Pajajaran (baca: penobatan Prabu Siliwangi dan perayaan Ibukota Pakuan Pajajaran) sebagai patokan Hari Jadi Bogor (HJB) hari ini. Secara  bersih juga jernih, bagian ini bukan […]

Hari Jadi Bogor Adalah Hari Jadi Pajajaran

Masyarakat Bogor tentu saja akan setuju jika judul tulisan ini dijadikan pernyataan bersama. Tapi pernahkah kita semua mempertimbangkan kembali mengapa pernyataan itu kita amini bersama? Pernahkah kita usil mengira dan menimbang ulang mengapa Bogor pada akhirnya memilih hari jadinya dengan mengacu pada masa Pakuan Pajajaran? Sepertinya harus kita bahas bersama pertanyaan usil itu dalam tulisan […]

Mengapa Kita Mesti Memikirkan Ulang Tentang Hari Jadi Bogor?

ilustrasi: @Alanwari —Pengantar Surat-surat Untuk Bogor #2 Untuk memulai ini semua, coba kita memikirkan terlebih dahulu tentang mengapa banyak kota-kota di Indonesia hari jadi-nya lebih tua ketimbang Indonesia itu sendiri? Katakanlah semisal DKI Jakarta, Medan, Ciamis, Palembang, Surabaya, Jogjakarta, juga Bogor, yang usianya sudah mencapai ratusan tahun bahkan ribuan tahun (Palembang, 1341 tahun), padahal Indonesia […]