Mana Gas Mana Gas

Pemerintah adalah wabah. – Gabriel Garcia Marquez Baru beberapa hari setelah mulai tanggal 1 Februari 2025, pemerintah (yang lagi-lagi hanya menyusahkan rakyat) membuat aturan gas LPG 3 kilogram tidak lagi dijual oleh pengecer. Masyarakat harus membeli langsung ke agen yang telah mendaftarkan Nomor Induk Berusaha (NIB) atau ke pangkalan resmi pertamina. Kebijakan ini untuk memastikan … Baca Selengkapnya

Arkipelagis: Keretakan dan Ketegangan Kebudayaan

dok. poster-arkipelagis Sebagai pembuka saya ingin meminjam-menyitir lirik lagu yang berjudul, Berkata Indonesia dari Yogyakarta yang dinyanyikan Kelompok Kampungan dalam albumnya berjudul, Mencari Tuhan. Ceritanya begini: dengan latar belakang kebudayaan yang berbeda, anak muda Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Jawa, Bali, Sumba, Flores, Timor, Irian Jaya, Ternate, Maluku, dan sebagainya memasuki kota Yogyakarta. Kini bukan lagi gengsi … Baca Selengkapnya

Bangku Depan Kosong Suatu Fenomena

Dalam sebuah diskusi budaya bertajuk “Kebudayaan Dalam Demokrasi Kita” pada Jum’at, 24 Januari 2025, di Bentara Budaya Jakarta. Perhatian saya justru tertuju pada fenomena atau misteri yang sering kita jumpai yaitu bangku depan kosong. Saya melihat beberapa orang yang datang lebih awal ingin duduk di depan, tapi tidak diperbolehkan dengan alasan semula untuk Mentri (yang … Baca Selengkapnya

Neraka Belajar yang Asyik

Ada satu pertanyaan yang mungkin patut kita renungi bersama, yaitu untuk bisa memecahkan masalah itu kamu harus selidiki problem mendasarnya apa? Membicarakan masalah berarti akan merujuk sebagian dari serumpun permasalahan bangsa ini, tapi apa yang menyebabkan itu bermasalah maka itu yang perlu dicari, digali, dan ditelusuri lebih lanjut. Sedangkan problem mendasarnya dapat disimpulkan terutama pada … Baca Selengkapnya

Hak dan Tanggung Jawab

Allah menganugerahimu berbagai macam hak, di antaranya ada hak untuk hidup, maka janganlah kamu membunuh makhluk lainnya. Ada hak atas rezeki, maka janganlah kamu mencuri rezeki makhluk lainnya. Ada hak untuk kedaulatan, maka janganlah kamu menguasai (atau merasa berkuasa atas) makhluk lainnya. Ada hak untuk menyatakan pendapat, maka janganlah kamu membungkam makhluk lainnya. Ada hak … Baca Selengkapnya

Revolusi Negara Besar Pecah Akibat Pajak, Kita Tinggal Menunggu Waktu?

Gelombang pemberontakan yang mengakibatkan revolusi pada negara-negara besar di zaman dahulu, tidak sedikit karena dipantik oleh pajak yang besar untuk membiayai kehidupan kesenangan hidup oligarki. Kita memang sering lupa atau bahkan tidak tahu sejarah. Padahal, gelombang amarah rakyat bisa meletuskan tembok-tembok para penguasa. Bayangkan saja, misalnya, hasil pemilihan umum untuk mendapatkan satu kursi DPRD saja … Baca Selengkapnya

Puisi: Kupu-kupu yang Ditunggu Kehadirannya, Terbang Meninggalkan Asal-mulanya

Pernah suatu ketika, barangkali mulanya karena sering muncul dan hinggap-mengendap di dalam diri, saya menemukan banyak pertanyaan tentang puisi. Kekuatan sebuah puisi, kriteria puisi—baik atau buruk, bagus atau jelek, benar atau salah, yang bahkan sulit untuk mencari acuan umumnya, bahkan ke-ekstrem-an puisi, manjadi beberapa dari sekian banyak yang hadir menyapa disaat yang selalu tepat. Hal-hal … Baca Selengkapnya

Pantulan Literasi

Literasi, satu kata sejuta makna, suatu seruan bermacam program, yang sampai hari ini upaya peningkatannya selalu mendapat perhatian luas, dan yang perlu diprioritaskan terutama adalah budaya membaca (menulisnya belakangan), sendiri atau bersama-sama, melalui berbagai pendekatan dan cara berkenalan dengan buku, hingga tercapai suatu normalisasi baca buku di tempat umum (atau transportasi umum?) dengan menerapkan prinsip … Baca Selengkapnya

Proposisi Kesenimanan

Kesenimanan adalah berbagai macam laku hidup atau tugas kreatif dan atau kerja-kerja kesenian yang merujuk pada perannya sebagai manusia di antara manusia lain, dalam hal ini akan disebut-dibicarakan, selaku seniman teater, aktor-kreator, teaterawan maupun dramawan, yang berkarya dan yang mencipta, dengan segenap daya hidup dan kesadaran bahwa teater, adalah suatu operasi sosial di tengah masyarakat, … Baca Selengkapnya

Pagelaran Un-Loading di Ambang antara Tragikal dan Pembungkaman

dok. Rusydi Jamil Fiqri & LTC Setiap lampu blackout. Tepuk tangan bergemuruh. Pertunjukan dinyatakan telah usai, meski belum benar-benar berakhir. Sebagian orang lekas menuju pintu keluar, sebagian lain mencoba bertahan di tempat. Karena monolog akan diakhiri dengan diskusi, ditutup dengan dialog antara moderator, aktor-kreator, penanggap, dan para penonton. Tapi selama pertukaran impresi plus interpretasi, saya … Baca Selengkapnya