Kala-pa merupakan wahana yang menampung karya-karya yang bertemakan umum, antara lain: cerpen, cerbung, cergam, novelet, puisi, dan seterusnya – dan sebagainya.

Kala-pa merupakan wahana yang menampung karya-karya yang bertemakan umum, antara lain: cerpen, cerbung, cergam, novelet, puisi, dan seterusnya – dan sebagainya.

Mana Gas Mana Gas

Pemerintah adalah wabah. – Gabriel Garcia Marquez Baru beberapa hari setelah mulai tanggal 1 Februari 2025, pemerintah (yang lagi-lagi hanya menyusahkan rakyat) membuat aturan gas LPG 3 kilogram tidak...

Arkipelagis: Keretakan dan Ketegangan Kebudayaan

dok. poster-arkipelagis Sebagai pembuka saya ingin meminjam-menyitir lirik lagu yang berjudul, Berkata Indonesia dari Yogyakarta yang dinyanyikan Kelompok Kampungan dalam albumnya berjudul, Mencari...

Bangku Depan Kosong Suatu Fenomena

Dalam sebuah diskusi budaya bertajuk “Kebudayaan Dalam Demokrasi Kita” pada Jum’at, 24 Januari 2025, di Bentara Budaya Jakarta. Perhatian saya justru tertuju pada fenomena atau misteri yang sering...

Neraka Belajar yang Asyik

Ada satu pertanyaan yang mungkin patut kita renungi bersama, yaitu untuk bisa memecahkan masalah itu kamu harus selidiki problem mendasarnya apa? Membicarakan masalah berarti akan merujuk sebagian...

Hak dan Tanggung Jawab

Allah menganugerahimu berbagai macam hak, di antaranya ada hak untuk hidup, maka janganlah kamu membunuh makhluk lainnya. Ada hak atas rezeki, maka janganlah kamu mencuri rezeki makhluk lainnya. Ada...

Perjalanan-Perenungan Mundinglaya Di Kusumah

Selain perjalanan Bujangga Manik yang menyusuri Pulau Jawa-Bali sampai pada akhir ceritanya menaiki tangga langit ilahi (kematian-kemoksaannya?) itu, yang secara sadar menawarkan-meninggalkan...

Suatu Hari Ketika Matahari Tak Menyambangiku

Hujan masih belum reda, dan hari ini benar-benar seperti tak ada matahari. Sebuah pesan dari email matahari.as.mentari@gmail.com datang ke emailku yang ternyata sudah kuterima sekitar seminggu yang...

Revolusi Negara Besar Pecah Akibat Pajak, Kita Tinggal Menunggu Waktu?

Gelombang pemberontakan yang mengakibatkan revolusi pada negara-negara besar di zaman dahulu, tidak sedikit karena dipantik oleh pajak yang besar untuk membiayai kehidupan kesenangan hidup oligarki...

Puisi: Kupu-kupu yang Ditunggu Kehadirannya, Terbang Meninggalkan Asal-mulanya

Pernah suatu ketika, barangkali mulanya karena sering muncul dan hinggap-mengendap di dalam diri, saya menemukan banyak pertanyaan tentang puisi. Kekuatan sebuah puisi, kriteria puisi—baik atau buruk...