Menyunting Tuhan di Atas Meja Pualam
Di hadapanku, layar berpendar biru fajar─warna yang hakikatnya sudah lama punah dari cakrawala kota ini, terkubur di bawah jelaga industri dan iklan holografik yang meneriakkan keabadian. Aku duduk di depan konsol Adicitra, sebuah mesin yang lebih menyerupai altar ketimbang alat medis. Di dalam perut mesin itu, dalam tabung kaca berisi cairan amnion sintesis beraroma melati, … Baca Selengkapnya



