Kala-pa merupakan wahana yang menampung karya-karya yang bertemakan umum, antara lain: cerpen, cerbung, cergam, novelet, puisi, dan seterusnya – dan sebagainya.

Kala-pa merupakan wahana yang menampung karya-karya yang bertemakan umum, antara lain: cerpen, cerbung, cergam, novelet, puisi, dan seterusnya – dan sebagainya.

Dengan Puisi Kutantang Waktu dan Puisi Lainnya

Kurz & Allison 1892 Dengan Puisi Kutantang Waktu sebelum kuhunuskan dan kutikam puisi ke jantung waktu, telah kuasah larik-larik ini di medan makna, saat fenomena hidup berperang sebagai kesatria...

Jalan Pulang

Jean-Baptiste-Camille Corot 1796-1875 Kemarau masih mengulur waktu. Ambang bayang harapan telah berguguran detik demi detik. Hari demi hari pun telah merekah. Minggu telah berganti menjadi bulan...

Ekologi Intersubjektif: Pertarungan Bahasa antara Ilmu dan Cerita

ilustrasi: indonesiakaya Ruang Tak Terlihat yang Menata Perilaku Di banyak wilayah, khususnya di Pulau Jawa, nama Nyai Roro Kidul muncul bukan sebagai kisah pinggir jalan. Ia muncul bersama suara...

Soekamti & Sampan Kayu

Hudson River, Logging (1891-1892) Sudah berapa lama Soekamti tak tahu pasti. Ia telah menyasarkan diri ke lautan ketika terseret ombak sejak entah kapan, Soekamti tak pernah tahu pasti. Ia sendirian...

Kebun Gersang di Matamu dan Puisi Lainnya

Childe Hassam (1859-1935) Sebuah Surat telah sampai kepadakusebuah surat yang beralamatkannamamu kekasih, kekasihku ketika kubaca satu per satuhuruf-huruf itukebun gersang di matamu telah selesai...

Nomenklatur Sunda: Ambang Batas Realis dan Surealis

A Mountain Landscape With Creek 1808-1888 Ada sesuatu yang cukup menggelitik dalam cara orang Sunda menamai tempat. Nama-nama itu sering terdengar aneh, lucu, bahkan “jorok”. Namun mungkin justru di...

Melihat Indonesia dari Kota Hujan: Orasi Arus Bawah III

Demonstration (1925) “Who do you call when the police murder?” Suatu pertanyaan yang tak jarang timbul-tenggelam ketika kita berselancar di dunia maya. Satu pertanyaan sederhana yang masuk akal di...

Husni Luka Parah

Dia yang berjalan mengembarai kehidupan. Adalah dia yang sepanjang hidupnya menjelajahi dunia hina dina, hanya untuk sekedar menertawakannya, karena dia telah menempuh semua perjalanan. Dia berjalan...

Melihat Indonesia dari Kota Hujan: Orasi Arus Bawah II

store in the rain (1927) “Amnesia sejarah menjadi fenomena yang berbahaya, bukan hanya karena menggerogoti integritas moral dan inetelektual, melainkan juga karena menjadi dasar bagi kejahatan yang...